5 Kesalahan Finansial Yang Sering Kita Lakukan

Bagikan Artikel
Jangan terlena, segera lakukan perencanaan keuangan segera mungkin

Jangan terlena, segera lakukan perencanaan keuangan segera mungkin. (Sumber : Gerd Altmann dari Pixabay)

Menabung sedikit untuk keadaan darurat akan membuat perbedaan yang cukup besar dalam kehidupan anda.

Dengan keadaan ekonomi yang sering tidak menentu seperti saat ini, sebagian orang secara tidak sadar memperburuk keadaan keuangan mereka sendiri dengan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Mungkin Anda merasa cukup aman dengan penghasilan bulanan yang Anda habiskan untuk pengeluaran rutin setiap hari diselingi pengeluaran ekstra satu, dua kali untuk nonton bioskop, hangout di resto mewah dan clubbing di akhir minggu. Anda pun merasa telah mengelola keuangan dengan baik karena penghasilan Anda cukup untuk itu semua. Padahal, sebenarnya Anda masih bisa memperbaiki anggaran dan kebiasaan pengeluaran menjadi lebih baik, lho.

Coba simak kesalahan-kesalahan finansial berikut yang biasa kita lakukan:

Tak Punya Dana Darurat

Mungkin Anda berpikir agar tidak perlu khawatir berlebihan. Keadaan darurat apa yang akan mengganggu Anda? Rumah sudah punya, kendaraan untuk mobilitas sehari-hari sudah punya, belum lagi kartu kredit dengan limit yang cukup besar siap Anda gunakan kapan saja. Sementara penghasilan bulanan sudah menutupi kebutuhan pengeluaran rutin bulanan. Hmm… Percayalah jika kondisi Anda akan sama rentannya dengan mereka yang tidak memiliki itu semua ketika dihadapkan dengan keadaan darurat. Tanpa menyisihkan dana untuk keadaan darurat, kondisi finansial Anda akan menderita pukulan berat jika peristiwa itu benar-benar terjadi. Gali lubang, tutup lubang antar tagihan akibat satu kejadian tak terduga akan mengubah keadaan keuangan Anda menjadi seperti wahana roller-coaster yang penuh ketegangan dan emosional. Idealnya, Anda punya simpanan sebesar tiga bulan gaji untuk mencegah kejadian seperti ini. Mulailah menyisihkan dari angka yang kecil, sekecil apapun, minimal Anda sudah mencoba dan akan menjadi awal yang baik. Menabung sedikit untuk keadaan darurat akan membuat perbedaan yang cukup besar dalam kehidupan Anda.

Tak Punya Anggaran Bulanan

Selain bekerja, Anda kelewat sibuk hangout, nonton TV, atau menjelajahi dunia maya untuk mengisi waktu luang. Tidak ada sedikit pun waktu diinvestasikan dalam seminggu untuk memastikan Anda berada dalam jalur anggaran finansial yang sehat. Kalau Anda seorang pekerja tetap, seharusnya Anda punya bayangan pasti berapa gaji yang akan Anda terima tiap bulannya. Ambillah waktu sejenak untuk mencatat pengeluaran tetap bulanan. Mulai dari pengeluaran rutin yang harus Anda keluarkan, seperti cicilan rumah atau kendaraan, sewa kontrakan atau kos per bulan, tagihan-tagihan bulanan, hingga budget pulsa dan biaya langganan data smartphone. Nah, sisa dari semua anggaran bulanan ini adalah uang ekstra yang alokasinya dapat Anda atur sesukanya. Menggunakan uang ekstra yang Anda miliki akan terasa lebih nikmat jika semua tagihan sudah dilunasi. Selain itu, Anda pun jadi dapat bayangan berapa dari uang ekstra ini yang sebenarnya bisa disisihkan untuk tabungan dana darurat Anda.

Tak Punya Asuransi

Bagaimana kalau Anda tiba-tiba sakit keras dan masuk rumah sakit, serta harus segera dioperasi? Atau Anda tertimpa musibah kecelakaan kendaraan bermotor? Apa orangtua atau teman-teman di sekitar selalu siap membantu Anda untuk membiayai biaya pengobatan atau perbaikan kendaraan Anda? Belum tentu! Itu sebabnya penting sekali untuk memiliki asuransi kesehatan dan asuransi kendaraan bermotor bagi Anda yang berkegiatan dengan kendaraan sendiri. Apalagi dengan kondisi lalu lintas Indonesia saat ini, di mana kecelakaan masih mungkin terjadi meski Anda merasa sudah sangat berhati-hati dalam berkendara. Adakan research kecil-kecilan dengan membandingkan produk asuransi dari perusahaan satu dengan yang lain, lalu pilih yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.

Tidak Berinvestasi

Ide ini pernah terbersit di benak Anda, Anda bahkan sempat membaca beberapa artikel tentang berinvestasi. Kalau Anda punya dana lebih, jangan biarkan duduk manis dalam rekening bank Anda tempat dia tak bisa bekerja untuk Anda. Bukalah rekening dana pensiun bila memungkinkan. Atau jika Anda cukup berani, bicaralah pada seorang penasihat keuangan untuk ikut berinvestasi dalam bentuk saham. Anda bisa membangun rencana finansial yang mantap, di mana uang Anda bekerja untuk Anda dan menghasilkan pemasukan ekstra di akhir nanti. Saat ini, banyak program investasi yang ditawarkan, di mana kita dapat berinvestasi hanya dengan modal kecil disesuaikan dengan kondisi kantong.

Tidak Mempergunakan Kesempatan untuk Mendapatkan Pemasukan Tambahan

Ketika mendapatkan pekerjaan yang bagus dan posisi yang nyaman, kita cenderung terjebak dan membiarkan diri stagnan dalam posisi aman ini. Mungkin Anda berpikir, kenapa harus repot-repot lagi? Sebaiknya, manfaatkan posisi atau pekerjaan Anda untuk untuk mengembangkan skill secara maksimal. Selalu belajar dan membuka diri pada hal-hal baru yang dapat menunjang pekerjaan dan skill Anda itu. Ketika Anda memiliki kemampuan yang maksimal, Anda dapat memanfaatkan itu untuk mendapat penghasilan tambahan di luar penghasilan tetap. Misalnya, Anda seorang akuntan di perusahaan yang tidak terlalu besar dengan kisaran gaji pokok 5-7 juta per bulan. Karena mampu mengembangkan skill hingga menguasai perhitungan dan pelaporan pajak, semua pekerjaan rutinnya dapat selesai sesuai deadline. Anda pun memanfaatkan pengetahuan tentang pajak untuk membantu menghitung dan membuat laporan pajak personal orang-orang di sekitar Anda secara freelance. Atau Anda seorang desainer grafis yang punya skill maksimal, dapat menerima pekerjaan desain secara freelance untuk dikerjakan di luar jam kerja kantor. Dan masih banyak lagi. Di zaman canggih begini, banyak peluang yang bisa kita ambil jika kita mau bekerja keras. Namun ingat, jangan mengorbankan pekerjaan tetap jika Anda memiliki pekerjaan di luar itu untuk tambahan Anda. Pintar-pintarlah mengatur waktu.

Nah, dari lima kesalahan umum di atas, mana yang sudah dan masih Anda lakukan?

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.