Anak Anda Belajar Cari Duit? Ajak Ia Bekerja

Bagikan Artikel
Mengajarkan anak untuk mengenal artinya mendapatkan uang sejak dini adalah hal yang bermanfaat

Mengajarkan anak untuk mengenal artinya mendapatkan uang sejak dini adalah hal yang bermanfaat. (Sumber : Sasin Tipchai dari Pixabay)

Bocah-bocah sudah cari duit. Pintar lagi. Lihat saja bintang cilik Baim Alkatiri, atau Shaquilla Nugraha. Dua figur bocah ini memang luar bisa mencetak duit. Atau, bocah-bocah penjajah koran. Tapi, sabar dulu, bukan berarti lahan orang dewasa akan dilibas bocah-bocah tersebut. Ternyata tidak. Seperti apa sih? Makanya, ikuti sajian artikel berikut.

Kalau Anda sering melihat film-film impor yang membanjir, pernahkah Anda melihat sebuah film keluarga yang menggambarkan seorang anak perempuan yang menjaga anak tetangganya dan mendapatkan uang setelah tugasnya selesai?

Kalau memang Anda pernah melihatnya, pernahkah Anda berpikir untuk mempraktekkannya di keluarga Anda? Dengan tidak bermaksud menyuruh agar anak Anda menjaga anak tetangganya, tetapi intinya adalah: ajak anak Anda untuk bekerja.

Safir Senduk, perencana keuangan mengatakan hal tersebut di atas masih sangat jarang dilakukan oleh keluarga-keluarga di Indonesia. Tetapi coba pikirkan, kalau Anda punya asisten rumah tangga yang bekerja di rumah, bukankah akan lebih baik kalau Anda mengajak anak Anda terlebih dahulu untuk menyapu lantai tersebut.

Tidak usah dipaksa. Tetapi, beritahukan bahwa kalau ia tidak mau menyapu, maka lantai rumahnya akan kotor. Kalau ia tidak mau mencuci piring, maka ia tidak akan bisa makan lagi nanti karena piring yang tadinya dipakai belum dicuci.

Sesekali, cobalah untuk mengajaknya mengerjakan sesuatu yang bisa menghasilkan uang. Mungkin, Anda pernah mengumpulkan koran-koran bekas untuk dijual ke tukang korang bekas yang lewat di depan rumah. Daripada Anda yang melakukannya. Biar ia yang kumpulkan koran-koran bekas itu, dan ajak anak Anda untuk menjualnya. Hasil penjualannya bisa masuk ke kantongnya. Jangan dipaksa kalau ia tidak mau. Tetapi kalau ia mau melakukannya, ia akan mendapatkan uang. Bukan begitu?

Efek positif yang akan muncul adalah, anak Anda sudah mulai merasakan apa itu ‘bekerja’. Mungkin dia tidak akan melakukannya setiap hari, tetapi bagaimana pun, Anda telah menyampaikan pelajaran yang sangat berharga untuk anak Anda, bahwa ada beberapa pekerjaan yang memang harus dilakukan dan ada pekerjaan yang tidak harus ia lakukan tetapi apabila dilakukan, ia bisa mendapatkan uang.

Khusus untuk pekerjaan yang memang mendatangkan uang. Anda bisa memancingnya untuk mau melakukannya, dengan cara memberikan jumlah uang saku yang tepat. Jangan berikan uang saku yang terlalu besar, karena nantinya ia tidak akan mau bekerja untuk mendapatkan uang tambahan, tetapi juga jangan berikan uang saku yang terlalu kecil, karena nanti ia akan terlalu banyak bekerja dan lupa untuk belajar. Bukan begitu?

Tak ada salahnya, mulai sekarang didiklah anak Anda mencari duit. Yang penting halal. Siapa tahu, didikan tersebut membuahkan hasil. Selain memiliki duit, anak Anda setelah besar ternyata tokoh sukses dan tercatat sebagai milioner. Selamat deh dan semoga bemanfaat bagi Anda.

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.