Anjuran Mengatasi Rambut Rontok Karena Covid-19

Sembuh dari Covid-19 ternyata tidak benar-benar bebas. Masih ada beberapa dampak yang membuat pilu. Salah satunya kerontokan rambut yang cukup parah.


Health Shots (healthshots.com) menyebutkan, rata-rata 22% dari pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit mengalami rambut rontok setelah enam bulan. Penyebabnya tak lain adalah stres dan cemas yang timbul dari Covid-19. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan telogen effluvium.

Akan tetapi, kini kabarnya tak sampai waktu enam bulan, pasien yang sudah terinfeksi Covid-19 sejak awal sudah menunjukkan gejala kerontokan rambut. Barangkali ini ada kaitannya dengan rasa cemas dan stres yang hebat. Apalagi kondisi internal tubuh melemah, terganggunya stamina, dibarengi pula oleh asupan gizi yang berkurang. Lantaran dipicu oleh rendahnya keinginan untuk makan. Sehingga makin parah pula stres dan rambut rontok.

Walau bisa berhenti sendiri, tetap dianjurkan bagi mereka yang mengalami untuk segera melakukan langkah terapi bagi diri sendiri. Agar rambut yang rontok tidak semakin menghebat, juga tidak memperburuk penampilan yang dapat terus menerus memicu stres.

Perbanyak vitamin D

Sampai sekarang memang belum tercapai kesepakatan mengenai langkah standar mengenai kerontokan rambut akibat Covid-19. Namun dianjurkan penderita memperbanyak konsumsi vitamin D. Berfungsi untuk menguatkan paru-paru dari serangan infeksi, memperkuat tulang, gigi, serta yang terpenting menguatkan akar-akar rambut.

Misalnya dari multivitamin yang telah terdaftar secara resmi dengan tetap meminta saran dokter guna menghindari overdosis. Selain itu juga dari sumber-sumber yang lain. Seperti sinar matahari dengan cara berjemur. Lalu aneka ragam makanan yang melimpah akan vitamin D. Ikan laut, telur, susu, hati sapi, dan sereal adalah sebagian contohnya.

Perbaiki asupan nutrisi

Perbaiki asupan nutrisi selain dengan vitamin D tadi. Anggap saja kesempatan kedua untuk membentengi diri supaya tidak terkena lagi atau meminimalisir dampak long covid yang sering tak kalah menyulitkannya.

Pastikan dalam setiap menu yang disantap setiap hari ada sayuran hijau dan buah-buahan. Sertakan omega 3, aneka ragam vitamin, mineral, dan zat besi. Sebaliknya hindari lemak, apalagi kolesterol, berlebihan. Begitu pula dengan konsumsi gula dan garam tinggi, junkfood, alkohol, rokok, obat-obatan tanpa resep dokter, kafein, dan contoh-contoh asupan tidak sehat.

Terjangkit virus bisa memengaruhi pertumbuhan rambut

Terjangkit virus bisa memengaruhi pertumbuhan rambut (Sumber : pixabay.com)

Gaya hidup seimbang

Di samping itu, singkirkan stres dan rasa cemas dengan gaya hidup seimbang. Buat jadwal rutin untuk olahraga setiap hari. Setidaknya 30 menit per harinya. Tak usah yang berat-berat. Olahraga santai sudah cukup membantu untuk menghilangkan stres. Misalnya bersepeda di sekitar rumah, jogging, berenang, atau bahkan menari.

Perbanyak waktu untuk tidur atau istirahat. Jauhkan diri sejenak dari aktivitas yang tidak perlu. Seperti terlalu lama mengakses media sosial.

Relaksasi

Bantu rambut tetap ada di kulit kepala dengan relaksasi. Langkah sederhana untuk membasmi stres dengan segera. Pilihannya pun cukup beragam. Dari yoga, meditasi, duduk santai sambil menikmati camilan sehat, nonton film favorit, berendam air hangat, dan masih banyak lagi.

Beri Reaksi Anda & Sebarkan Artikel Ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !