Ciri-Ciri Predator Seksual Yang Perlu Diberitahukan Pada Anak

Ulah predator seksual pada anak bukan hal baru. Beritanya terus ada dan tentu harus meningkatkan kewaspadaan orang tua. Kenalkan ciri-cirinya supaya anak senantiasa awas dan tak menjadi korban.


Menurut catatan KPAI, pada tahun 2019 tercatat 21 kasus dengan korban sebanyak 123 anak di institusi pendidikan. Belum menyentuh kasus yang terjadi di tempat lainnya. Di ranah keluarga, lingkungan tempat tinggal, di lokasi fasilitas umum, dan masih banyak lagi. Menandakan bahwa predator seksual bisa ada di mana saja.

Sayangnya seringkali terlambat untuk mengenali. Sebab perangai mereka tak ubahnya seperti orang pada umumnya. Bahkan tampak orang baik-baik yang tak perlu dicurigai. Mereka juga kerap datang dari relasi terdekat. Artinya sudah cukup kenal dan membiarkan anak-anak berinteraksi dengannya tanpa pengawasan yang memadai. Akhirnya orang tua dan anak terperdaya, hingga kemudian jadi korban yang menimbulkan dampak besar.

Selalu memberikan perhatian lebih

Predator seksual yang telah menandai anak sebagai korbannya, akan terlihat memberikan perhatian yang ekstra. Namun bukan berarti orang yang selalu perhatian harus diwaspadai. Bedanya atensi dari predator berkapasitas besar dan sifatnya kontinu. Hal ini untuk menjerat korban agar menyukai dirinya. Setelahnya dalam rangka membuat anak nyaman, selalu minta tolong, dan berubah menjadi ketergantungan.

Maka dari itu, jangan segan untuk membuka diri dengan mengajak anak berkomunikasi. Memintanya bercerita tentang apa saja yang dilakukan dan dengan siapa. Jika ada yang terkesan sudah melewati batas, sebaiknya orang tua langsung menyelidiki dan mengambil tindakan segera.

Bahasanya manipulatif

BAHASANYA JUGA MANIPULATIF. MEMAKAI KATA-KATA YANG SOPAN, NAMUN MENGANDUNG MAKNA YANG SEBALIKNYA.

Mungkin bagi orang dewasa akan cepat menyadari maksudnya tidak baik. Akan tetapi tidak bagi anak. Katakan saja bila anak sudah tidak merasa nyaman, apalagi memberi tekanan emosional, segera tinggalkan. Jangan ragu untuk meminta pertolongan bila anak menemui kesulitan. Terutama pada orang tua atau pihak yang bisa dipercaya.

Waspada predator seksual mengincar anak-anak

Waspada predator seksual mengincar anak-anak (Sumber : pixabay.com)

Memberi yang anak suka

Ajarkan pula pada anak untuk tidak sembarangan menerima pemberian orang. Pasalnya predator akan jeli mengamati apa disuka dan tidak disuka oleh anak. Lalu mengimingi-imingi. Biasanya juga disertai dengan permintaan untuk berbuat sesuatu dan berjanji memberikan lebih banyak lagi. Tak lain motifnya guna menjebak anak berbuat sesuai kehendak mereka.

Mengajak main rahasia

Nah, ciri-ciri seorang predator seksual yang paling kuat adalah mengajak anak-anak bermain rahasia. Dimulai dari menyembunyikan apa saja yang dipercakapkan hingga kemudian yang dilakukan berdua saja. Seringkali anak tak menyadari bahwa apa yang dilakukan dengan sang predator ialah perbuatan yang salah. Dan untuk membuat anak mau menyimpan rahasia, predator akan menggunakan umpan berupa iming-iming tadi.

Ada ancaman halus dan tekanan

Selain itu ada ancaman halus dan tekanan. Contohnya akan diberi nilai merah, tidak diberi hadiah lagi, akan dipukul, kenakalannya akan dilaporkan pada orang tua, serta masih banyak lagi. Predator akan menggunakan sisi emosional dan psikologis anak sampai mereka dapat dikendalikan sepenuhnya.

Beri Reaksi Anda & Sebarkan Artikel Ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !