Do’s and Don’ts untuk Profesional Muda yang Bekerja dari Rumah

Bagikan Artikel
Tipe bekerja ala milenial

Tipe bekerja ala milenial

Bekerja dari rumah bukan suatu hal yang baru di dunia profesional. Pekerjaan seperti penulis, seniman, designerfreelancer, dan masih banyak lagi; rata- rata tidak selalu mengharuskan seseorang untuk hadir di kantor seperti pekerjaan lain pada umumnya. Bahkan, tidak jarang seorang karyawan juga diberi kebebasan untuk bekerja off-site alias di luar kantor dan diposisikan di dalam rumah karena beberapa alasan tertentu.

Bagi kamu yang menggeluti dunia kreatif tanpa harus meninggalkan rumah, tentu banyak hal positif dan negatif yang bisa dirasakan. Persepsi umum atas pekerjaan yang dilakukan dari rumah adalah santai, gampang, dan menyenangkan. Namun pada kenyataannya, kondisi di rumah malah bisa membunuh kreativitas dan produktivitas seseorang.

Bagaimana cara untuk tetap mempertahankan mindset bekerja dari rumah secara giat? Lalu, apa pula hal-hal yang harus dihindari supaya pekerjaan tetap lancar dan deadline tetap terpenuhi? Simak kiat-kiatnya bersama BSD.City.

Yang Perlu Diperhatikan saat Bekerja dari Rumah

1. Menentukan Workspace secara Jelas

Sangat penting bagi kamu yang bekerja di rumah untuk menciptakan pembagian yang jelas antara workspace dan ruang untuk beristirahat. Umumnya, ruang kerja disarankan untuk diposisikan di luar kamar tidur untuk menghindari kesulitan pemisahan porsi ruangan yang jelas. Namun jika kamu harus bekerja di dalam ruang tidur, usahakan meja kerja tidak terletak tepat di sebelah tempat tidur. Selain itu, pastikan ada pembagian ruang secara terorganisasi dengan tepat dan ada pemilahan yang jelas antara ruang bekerja dan ruang santai, seperti kursi, lemari, atau perabot khusus lainnya yang diisi dengan hal- hal yang berkaitan langsung dengan pekerjaan.

2. Atmosfer Kerja yang Pas

Riset membuktikan, kinerja otak berfungsi lebih maksimal jika dibarengi alunan musik dengan volume sedang. Ruangan yang senyap total cenderung mematikan kreativitas. Sementara itu, volume yang terlalu keras malah akan menurunkan daya konsentrasi berpikir. Sama halnya dengan suhu ruangan saat bekerja. Suhu yang terlalu dingin hanya membuat energimu terkuras untuk tetap mempertahankan kondisi tubuh yang hangat. Sementara itu, panas berlebihan akan membuat kamu malas bekerja. Suhu ruangan yang sejuk dan pas umumnya berbeda bagi tiap orang, dengan rata-rata 22-25 derajat Celsius.

Lalu bagaimana dengan penerangan ruangan? Lampu yang terang akan membangkitkan fokus. Sementara itu, ruangan yang agak remang malah memicu ide-ide kreatif. Oleh karena itu, sesuaikan dengan kebutuhan kamu saat bekerja.

3. Kondisi Meja Menentukan Mood Kerja

Banyak pendapat yang berbeda tentang kondisi meja kerja seseorang dalam menentukan daya kerjanya. Ada yang menyarankan agar meja kerja tetap dibuat rapi setiap saat sehingga kamu merasa bersemangat untuk memulai pekerjaan setiap harinya. Ada pula yang mengatakan, meja yang penuh malah akan mendorong seseorang untuk bekerja giat.

Semua tergantung dengan gaya bekerja kamu. Namun, usahakan agar meja kerja tetap teroganisasi dengan jelas. Benda wajib, seperti alat tulis, kalender, organizer, buku tulis, dan lain sebagainya harus selalu ada dan mudah diakses. Selalu sisihkan tumpukan benda yang sudah tidak digunakan agar ada ruang bekerja yang layak untuk dirimu.

4. Kursi Kerja yang Memadai

Jika kamu memiliki budget berbelanja untuk keperluan kerja, pastikan kamu membeli sebuah kursi kerja yang benar-benar berkualitas. Penopang tubuh ini tidak boleh dianggap remeh karena berkaitan dengan postur dan beban tubuh. Perhatikan bahan, mutu, dan fitur-fitur dengan teliti sebelum memutuskan membeli kursi kerja untuk digunakan di rumah.

5. Asup Air Minum yang Banyak

Salah satu cara untuk tetap mempertahankan konsentrasi saat bekerja adalah dengan minum banyak air putih. Sediakan tempat air dengan kapasitas yang banyak di dalam ruang bekerja dan rajinlah mengonsumsinya sepanjang hari. Ini juga menjadi solusi yang tepat untuk kamu yang selalu merasa malas bolak-balik ke dapur guna mengambil minum.

Yang Perlu Dihindari saat Bekerja dari Rumah

1. Jarang Bergerak Aktif

Walaupun kamu sedang berada di dalam rumah, usahakan tidak terus-menerus duduk di dalam ruang kerja. Saat duduk, pembakaran kalori mulai menurun sehingga mengakibatkan penurunan konsentrasi. Selain itu, kamu akan lebih rentan terkena penyakit, seperti kenaikan kolesterol dan lemak tubuh. Cari waktu selingan untuk beristirahat dan berjalan kecil di sekitar rumah untuk mengisi ulang air minum, mencari angin segar, ataupun sekadar menggerakkan otot yang kaku.

2. Jam Kerja Tidak Jelas

Sangat mudah bagi kalian yang bekerja dari rumah untuk kehilangan track waktu yang jelas. Bekerja secara on-off alias tidak tentu waktu tidak dianjurkan karena akan mengurangi produktivitas, namun bekerja secara nonstop juga tidak baik karena memicu stres. Disiplin adalah kunci utama untuk pembagian waktu yang jelas dan terstruktur. Jam kerja yang baik adalah jam kerja yang memang telah kamu janjikan pada klien. Jadi, kamu tetap bisa terhubungi dan reputasi usaha yang dijalani juga terjaga.

3. Selalu Singgah Ke Dapur Di Rumah

Godaan untuk terus mengunyah atau singgah di dapur di rumah sungguh besar, terutama jika kamu sering berada di dalam rumah. Cara mengatasinya adalah kembali lagi ke disiplin diri untuk tidak selalu menyambangi ruangan favorit ini hingga waktu makan atau snack break yang memang telah dijadwalkan.

4. Sering Menerima Kunjungan Teman

Memang tidak ada salahnya kamu menerima kunjungan teman sesekali yang bertandang ke rumah. Tetapi, dibutuhkan suatu kesadaran bahwa kamu sedang bekerja dan tidak dapat selalu bersosialisasi pada jam-jam kerja yang ditentukan. Batasi kunjungan mendadak atau tidak perlu di jam kerja dan buat janji hangout di luar untuk menghabiskan waktu bersantai dengan lebih menyenangkan.

5. Malas Berpakaian Rapi

Walaupun kamu bekerja dari rumah, tidak ada alasan terus berpakaian santai atau tidak rapi setiap hari. Bagian dari kebersihan diri dimulai dari cara berpakaian yang sopan dan rapi, termasuk saat kamu bekerja dari rumah. Kamu boleh berpakaian lebih kasual karena tidak ada dress code. Namun, tetap siapkan diri jika ada kunjungan klien ataupun panggilan video call untuk interview atau pesanan pekerjaan.

Dengan mengetahui kiat-kiat penting di atas, kamu akan lebih siap menghadapi hari sebagai profesional muda yang bekerja dari rumah. Lengkapi kebutuhan bekerja dari rumah dengan berbagai perabot dan ikuti terus tips-tips keren lainnya yang khusus kami sajikan untuk gaya hidup yang semakin berkualitas.

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.