Houndstooth, Motif Klasik Yang Selalu Abadi

Bagikan Artikel

Sejak dahulu motif ini selalu diasosiasikan sebagai pakaian musim dingin.

Namun seiring perkembangan mode, houndstooth kini tampil sebagai ragam mode bagi pria.

Pernah melihat pakaian dengan pola seperti gerigi gigi anjing pemburu? Kadang terlihat seperti motif zig-zag? Insan mode mengenalnya dengan motif houndstooth. Bahan ini merupakan tekstil berpatron segi empat dengan sudut yang tidak beraturan. Motif ini pertama kali muncul sebagai tenunan untuk pembungkus keranjang di abad ke-19. Di tahun 1930, banyak kain wol imitasi dan variatif diciptakan akibat depresi Perang dunia I. Houndstooth adalah salah satunya. Motif ini lalu naik pangkat dan menjadi ke peringkat pertama motif yang digemari para desainer. Pakaian maskulin klasik rancangan mendiang desainer Yves Saint Laurent pada awalnya kerap menggunakan material tweed berpola houndstooth.

Istilah houndstooth terkenal karena novelis Sir Arthur Conan Doyle hobi mencantumkan si anjing pemburu ini dalam cerita Sherlock Holmes-nya, salah satunya di novel the House of Baskervilles, yang terbit tahun 1901. Karya-karya Doyle sangat popular di awal abad ke-20 dan berjasa membuat istilah houndstooth terkenal hingga sekarang.

Sejak dulu motif houndstooth dianggap sebagai motif yang lazim dikenakan saat musim dingin

Sejak dulu motif houndstooth dianggap sebagai motif yang lazim dikenakan saat musim dingin. (Sumber : thefashionisto.com)

Banyak kreator mode yang melambangkan keantikan koleksinya lewat motif houndstooth ini. Saat ini, banyak label ternama yang kembali mengangkat houndstooth sebagai varian koleksinya. Tampilan yang sederhana namun tegas, membuat gaya yang terlihat drowsy menjadi elegan. Banyak pria yang memahami houndstooth sebagai perlambang pakaian musim dingin. Rupanya anggapan itupun salah kaprah. Tapi tidak salah juga, karena berakar dari rajutan wol yang hangat maka houndstooth selalu diafiliasikan sebagai pakaian musim dingin.

Zaman pun berkembang, dan kini houndstooth tidak lagi hanya pemanis musim dingin. Bagi yang hidup di negara tropis dan senantiasa membutuhkan pakaian yang nyaman dikenakan, kini banyak pakaian yang hadir dengan motif houndstooth ini. Seperti dasi, kemeja, vest, atau bahan lain dengan patron houndstooth yang bermaterial tipis.

Jenis kemeja bermotif houndstooth yang pantas dikenakan kapan saja

Jenis kemeja bermotif houndstooth yang pantas dikenakan kapan saja. (Sumber : jransomla.com)

 

Dasi dengan motif houndstooth koleksi Oliver Brown

Dasi dengan motif houndstooth koleksi Oliver Brown. (Sumber : newlook.com)

Cara memakai pakaian atau aksesoris bermotif houndstooth ini pun tidak melulu harus serasi dengan atasan atau bawahan. Kecuali untuk setelan jas, kemeja dengan motif houndstooth cukup serasi dipadukan dengan blazer berwarna gelap seperti abu-abu atau blue marine. Begitupun juga dengan dasi, bahkan kaus kaki. Namun tips ini sepertinya boleh sedikit diperhatikan, pilihlah motif houndstooth dengan patron kecil agar tidak terlalu mencolok. Semakin kecil motif houndstooth yang dikenakan, maka penampilan akan semakin elegan. Selamat berburu!

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.