Jenis-jenis Anting yang Bisa Menyempurnakan Penampilanmu

Bagikan Artikel

Meskipun bukan menu utama, aksesoris adalah pelengkap yang penting dalam dunia fashion, terutama untuk wanita. Dengan memakai aksesori yang sesuai kepribadian, busana, dan situasi, penampilanmu bisa semakin oke dan berkelas. Sebaliknya, ketika memilih aksesori yang tidak cocok, kamu mungkin merasa minder karena ada yang kurang atau tidak beres dengan penampilanmu.

Salah satu aksesoris yang sering dipakai untuk melengkapi penampilan berbusana kaum hawa adalah anting. Memakai anting di daun telingamu dapat menambah daya tarik dan menjadi point of interest ketika orang-orang menatapmu. Sama seperti kalung dan gelang yang jenisnya bermacam-macam, kamu pun perlu tahu berbagai jenis anting dan perbedaannya agar tidak salah pilih saat hendak memakainya ke sebuah acara, baik kegiatan santai, semi formal, hingga formal.

Berikut adalah jenis-jenis anting yang bisa membuat penampilanmu kian sempurna. Satu lagi, memperhatikan bentuk wajah juga penting loh saat memilih anting yang cocok karena tidak semua jenis anting cocok untuk segala tipe bentuk wajah.

1. Stud

Anting model Stud

Anting model Stud. (Sumber : itshot.com)

Jenis anting ini cocok untuk semua bentuk wajah. Stud merupakan jenis anting yang desainnya paling sederhana dibandingkan jenis lainnya. Orang Indonesia sering menyebut anting jenis ini sebagai giwang, yakni anting yang pemakaiannya langsung menempel di daun telinga.

Jenis anting yang satu ini memang punya desain simpel dengan satu batu permata, mutiara, atau emas yang dibentuk bulat dan berukuran kecil. Anting jenis stud bisa kamu pakai di mana saja dan kapan saja karena anting ini cenderung memberikan penampilan elegan.

2. Cluster

Anting model Cluster

Anting model Cluster. (Sumber : brilliantearth.com)

Anting cluster bisa dibilang merupakan perkembangan dari stud. Pemakaiannya sama-sama menempel di daun telinga. Namun, jika stud desainnya hanya berbentuk bulat dengan satu permata atau logam mulia, anting cluster memiliki desain yang lebih “meriah”.

Kamu dapat menemukan anting cluster yang terdiri atas beberapa logam mulia ataupun batu pertama. Batu-batu itu disusun sedemikian rupa hingga membentuk desain menarik. Karena banyaknya batu mulia yang menyusun jenis cluster, anting ini sangat cocok dipakai untuk acara-acara semi formal maupun formal. Juga sama seperti stud, bentuk wajah apa pun cocok memakai anting cluster.

3. Hoop

Anting model Hoop

Anting model Hoop. (Sumber : helzberg.com)

Pernah melihat anting yang melingkari telinga? Itulah yang termasuk dalam anting jenis hoop. Desain anting hoop biasanya tidak begitu ramai dan biasa terbuat dari logam mulia atau bahkan plastik. Kamu bisa menemukan banyak ukuran diamater untuk anting hoop sesuai dengan keinginan.

Anting yang satu ini bisa digunakan untuk acara santai hingga pesta. Anting hoop yang simpel dan tanpa embel-embel hiasan batu permata cenderung menjadi penghias busana berdekoratif penuh. Hoop sangat cocok buat kamu yang memiliki wajah cenderung kotak atau berbentuk permata karena anting jenis ini rahang pemakainya terkesan lebih “halus”.

4. Huggies

Anting model Huggies

Anting model Huggies. (Sumber : etsy.com)

Satu lagi jenis anting yang melingkari telingamu adalah huggies. Tapi meskipun sama-sama melingkar, diameter lingkaran huggies lebih kecil dibandingkan anting jenis hoop. Tidak hanya itu, kamu akan menemukan banyak ornamen pada anting huggies, seperti desain batu permata yang membalut keseluruhan permukaan anting.

Huggies membuat penggunanya tampil lebih feminin karena menampilkan banyak kilauan yang berasal dari hiasan batu permatanya. Sama seperti hoop, jenis anting yang satu ini sesuai untuk pengguna yang memiliki bentuk wajah kotak.

5. Dangle

Anting model Dangle

Anting model Dangle. (Sumber : fashioncrab.com)

Jenis anting yang satu ini sangat cocok untuk kamu yang berwajah bulat atau berbentuk hati. Bentuk dangle yang menjuntai di telinga bisa memberikan efek kontras ke wajahmu serta efek “lebih mewah” untuk gaya fashion-mu.

Banyak orang menyebut jenis anting dangle sebagai tear drop karena beberapa bentuk umumnya yang menyerupai tetesan air mata. Tapi jangan khawatir, bentuk anting dangle banyak pilihannya, mulai dari untaian berbentuk bulat, air mata, hingga kotak. Batu pertama biasanya didesain pula menjadi ornamen dangle untuk memberikan efek lebih dramatis di anting ini.

6. Chandelier

Anting model Chandelier

Anting model Chandelier. (Sumber : macys.com)

Anting berjenis chandelier merupakan gabungan dari stud dan dangle. Bentuk anting ini berjuntai hingga minimal dua lapis atau dua kali, namun ada bagiannya yang ditempelkan di daun telinga. Perpaduan tersebut menghasilkan desain chandelier terlihat lebih mewah dan berkelas dan sangat cocok untuk menemanimu di suasana pesta.

Umumnya desain anting ini dipenuhi dengan kombinasi batu permata, membuat penggunanya terlihat berkilauan. Anting chandelier sangat cocok untuk wanita dengan wajah berbentuk hati ataupun oval.

 

Sekilas, tiap jenis anting mungkin terlihat mirip karena memang pada awalnya jenis anting hanya yang dipakai melingkar di telinga dan yang menempel di telinga. Namun seiring perkembangan fashion, muncul pula jenis-jenis anting yang merupakan perkembangan dari dua jenis dasar tersebut. Ke depannya, bukan tidak mungkin jenis anting ini bertambah seiring kreativitas manusia.

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.