Jenis-jenis Denim Berdasarkan Karakter Fisik Kainnya

Denim merupakan salah satu kain yang disukai banyak orang, baik tua, apalagi yang muda. Kain ini umumnya tahan lama dan punya warna yang menarik. Selain itu, semakin sering dipakai, denim akan luntur yang membuatnya semakin keren, natural, dan mencerminkan pemiliknya, seolah kain tersebut melewati proses hidup bersama pemiliknya. Kain denim umumnya identik dengan celana jeans. Tapi seiring perkembangan zaman, denim juga mulai digunakan untuk membuat barang fashion dan apparel lain seperti kemeja, topi, tas, sampai sepatu. Di Indonesia juga ada banyak pengrajin yang membuat produk-produk handmade menggunakan bahan denim.

Ragam kain Denim

Ragam kain Denim (Sumber : pixabay.com)

Tapi, sama seperti kulit, jenis-jenis denim juga beragam. Jenis-jenis denim ini umumnya dibedakan dari karakter fisiknya, yang tentunya akan mempengaruhi seberapa nyaman atau cocok kain denim tersebut ketika kamu pakai nantinya. Jangan sampai kamu menyesal membeli sebuah produk denim karena produknya terbuat dari jenis denim yang tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

1. Dry denim /raw denim

Umumnya, setelah diwarnai, denim akan dicuci terlebih dahulu agar kainnya lebih lemas/lentur dan tidak akan mengalami penyusutan jika dicuci oleh pemilik yang membelinya. Nah, dry denim adalah kain denim yang tidak melalui proses pencucian itu, sehingga kainnya lebih keras dan kaku dan masih akan mengalami penyusutan. Karena masih kaku, kamu harus menggunakan denimnya beberapa kali agar kainnya lebih lentur dan lebih nyaman digunakan.

Selain itu, karena tidak melalui proses pencucian, warna pada dry denim juga solid atau tanpa bagian yang luntur. Tapi seiring waktu (setelah dipakai selama beberapa bulan), warna ini pada akhirnya akan luntur, tapi di bagian-bagian tertentu sesuai dengan perilaku pemakaian pemiliknya. Ini membuat kain denim tersebut terlihat unik, natural, tidak ada duanya, dan benar-benar mencerminkan pemilik yang memakainya.

2. Pre-washed denim

Kebalikan dari dry denim, kain denim yang satu ini sudah melalui proses pencucian. Kainnya lebih lentur sehingga langsung nyaman sejak pertama kali dipakai. Selain itu, karena sudah dicuci sebelumnya, pre-washed denim tidak akan mengalami penyusutan, jadi kamu tidak perlu khawatir kain denim-mu menyusut (dan jadi tidak muat ketika dipakai) setelah dicuci.

Untuk warna, pre-washed denim sudah memiliki beberapa bagian yang luntur. Bagian mana yang luntur dan bagaimana pola lunturnya biasanya sudah ditentukan oleh penjahit atau pembuat denim-nya. Meskipun tidak senatural dry denim yang sudah sering dipakai, bagian-bagian luntur yang dibuat secara sengaja ini tetap membuat kain denim-nya keren.

3. Stretch denim

Stretch denim adalah kain denim yang dicampur dengan bahan elastis yaitu spandex. Porsinya tidak banyak, yaitu sekitar dua hingga tiga persen saja. Bagaimanapun, bahan elastis ini membuat kain denim-nya menjadi lebih lentur, sehingga membuatmu bisa bergerak dengan lebih leluasa. Jenis denim ini terbilang baru, dan paling sering digunakan untuk membuat celana jeans, terutama jeans wanita.

4. Poly denim

Sesuai dengan namanya, denim yang satu ini dicampur dengan polyester. Bahan ini membuat kain denim yang dibuat menjadi lebih ringan dan cocok digunakan untuk acara formal atau semi-formal. Selain itu, kain denim ini juga lebih cepat kering ketika dicuci. Kain denim ini banyak disukai oleh kalangan yang lebih tua. Tapi tidak sedikit juga dipakai oleh siapapun yang ingin punya penampilan yang semiformal atau “formal tapi santai.”

5. Ramie denim

Kain denim yang satu ini dicampur dengan serat tanaman rami. Campuran ini membuat kain denim yang dihasilkan menjadi lebih halus dari biasanya, serta bisa mengurangi kerutan-kerutan pada kainnya. Denim jenis ini juga tidak mudah kotor dan mudah menyerap air sehingga menjadi lebih kuat kalau basah. Selain itu, kain denim jenis ini juga tidak kehilangan bentuknya seiring waktu.

6. Black Coated denim /waxed denim

Denim yang satu ini dilapisi dengan akrilik berwarna hitam untuk mengawetkan ke kain denim-nya sehingga tahan lebih lama. Selain itu, denim jenis ini juga otomatis akan berwarna hitam dan terlihat mengkilap seolah kamu mengenakan celana kulit. Tapi, sama seperti kain denim lainnya, warna pada kain itu juga akan luntur seiring pemakaian.

7. Selvedge denim

Istilah ini tidak mengacu langsung ke kain denim, tapi lebih pada pemasangan strip panjang di kedua tepi kain denim agar terlihat lebih rapi dan tidak berumbai dan berantakan. Meskipun tidak selamanya, selvedge denim biasanya digunakan di raw atau dry denim.

10

BSD City

Media Informasi Kawasan Serpong meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.