Kekayaan Batik Tradisional Nusantara – Hasil Karya Anak Bangsa

Bagikan Artikel
Ragam Batik khas Nusantara

Ragam Batik khas Nusantara. (Sumber : Aliko Sunawang dari Pixabay.com)

Pesona batik tradisional nusantara kian meningkat. Tidak hanya sebagai pakaian, motif batik juga banyak digunakan di berbagai hal-hal lainnya, seperti tas, sepatu, hiasan, dan lain-lain.

Batik Tradisional Indonesia

Sebagai negara kepulauan yang majemuk, wajar jika Indonesia begitu kaya akan kebudayaan. Tiap-tiap wilayahnya memiliki kebudayaan yang berbeda, sesuai dengan karakter dan filosofi masing-masing. Termasuk pula dengan batik tradisional Indonesia yang kini semakin digemari oleh masyarakat nasional dan internasional.

Batik Tradisional Jawa

Di tanah Jawa, ada ratusan—bahkan ribuan motif batik yang ada hingga hari ini. Mulai dari batik tradisional dengan corak dan motif warisan masa lalu hingga motif modern, setiap daerah menyajikannya dengan keunikan serta filosofinya masing-masing.

Beberapa contoh yang terkenal di Jawa antara lain batik Solo, Jogja, Tegal, Rembang, dan lain-lain. Sementara itu di kawasan barat Pulau Jawa, ada batik Cirebon, Garut, dan Indramayu.

Batik Tradisional Jogja

Bicara soal Jogja yang kental dengan warisan budayanya tentu tidak terlepas dari batik. Dalam kesehariannya pun, kamu akan cukup mudah menemukan masyarakat yang mengenakan pakaian khas nusantara ini, terutama di lingkungan keraton.

Untuk di lingkungan keraton sendiri, batik tradisional Jogja yang dikenakan memiliki karakter khusus. Kain batiknya memiliki dasar warna putih yang bersih, sementara motifnya cenderung memiliki pola yang besar-besar. Umumnya, motif ini tersusun atas gambar atau bentuk parang dan dan nitik.

Selain itu, ada pula berbagai motif khas batik Jogja lainnya seperti berikut.

Motif Batik Truntum

Motif yang satu ini biasanya digunakan dalam upacara pernikahan yang menggunakan adat Jawa dan dibuat menggunakan zat pewarna soga alam. Adapun nilai filosofi dari motif ini adalah simbol cinta yang tulus dan tak bersyarat antara sepasang pengantin baru. Tentu saja, harapan dikenakannya batik ini ketika hari pertama pernikahan adalah agar hubungan dan rasa cinta kedua mempelai senantiasa kekal dan kehidupan yang dipenuhi kebahagiaan.

Motif Batik Tambal

Sama seperti motif truntum, motif tambal juga menggunakan zat pewarna soga. Unsur motif ini tersusun atas meru, parang, ceplok, dan hal-hal yang lebih menonjolkan ciri kerikan lainnya. Maksud dari motif ini pada kain batik adalah agar dapat membantu pemakainya yang sedang sakit akan segera sembuh dan memberi kehangatan. Tak heran, motif tambal banyak digunakan sebagai kain yang digunakan sebagai selimut bagi orang sakit.

Motif Ceplok (Grompol)

Desain pada motif ceplok lebih bersifat geometris, seperti bentuk bintang-bintang yang disusun melingkar. Dalam Bahasa Jawa, kata grompol berarti berkumpul atau bersatu. Makna grompol ini pun tak lain adalah agar senantiasa terjalinnya kerukunan, kebahagiaan, dan ketentraman keluarga. Di samping itu, motif ini juga melambangkan harapan agar ketika sepasang mempelai senantiasa mengingat keluarga besar masing-masing ke mana pun mereka pergi.

Batik Tradisional Madura

Tidak hanya terkenal dengan Jembatan Suramadu yang menjadi ikon sejak beberapa lalu dan karapan sapi, Pulau Madura juga memiliki satu kesenian khas berupa batik. Sentra industri batik tradisional Madura yang terbesar dan masih aktif berada di Kabupaten Pamekasan. Dalam proses produksinya, masyarakat pengrajin juga masih mempertahankan cara-cara tradisional.

Seperti karakter masyarakat Madura yang kuat, corak batik Madura pun sama kuatnya. Batik tulis Madura menggunakan pewarna alami sehingga warna yang dihasilkan cukup kuat dan mencolong. Adapun warna-warna yang biasa digunakan antara lain kuning, merah, dan hijau.

Untuk motif, batik Madura cukup variatif. Motifnya biasanya mengambil motif berupa pucuk tombak atau flora fauna dalam kehidupan, termasuk motif kayu.

Batik Tradisional Dayak

Dari namanya, kamu tentu tahu dari mana batik yang satu ini berasal. Batik Dayak merupakan salah satu karya seni dari Kalimantan Timur. Kerajinan ini dikenal juga dengan warisan budaya Borneo ini dengan nama batik Samarinda.

Seperti di beberapa daerah lainnya, batik tradisional Dayak dalam pembuatannya masih menggunakan teknik manual yang menghasilkan batik tulis. Kendati demikian, beberapa sudah mulai untuk memproduksi jenis cap tetapi jumlahnya masih lebih sedikit dibandingkan tulis. Tentu saja, harga yang ditawarkan teknik tulis lebih mahal dibandingkan jenis cap sebab waktu pengerjaannya pun lebih lama.

Secara Bahasa, ‘dayak’ berarti sungai. Tidak heran jika motif yang digunakan pada kerajinan Kalimantan Timur ini menggunakan hal-hal yang berkaitan dengan sungai. Selain itu, ada pula motif lainnya seperti Mandau (senjata khas Dayak), burung enggang, dan lain-lain. Warna yang digunakan juga cukup berani seperti oranye, merah muda terang, dan sebagainya.

Batik Tradisional Cirebon

Di kawasan Jawa Barat, ada empat sentra batik yang masih ada hingga saat ini, yakni Indramayu, Cirebon, Garut, dan Tasikmalaya. Namun di antara empat sentra ini, batik tradisional Cirebon merupakan yang terbesar sekaligus tertua. Batik Cirebon inilah yang memberi begitu banyak pengaruh pada variasi motif di sentra-sentra lainnya di wilayah Jawa Barat.

Ikon batik Cirebon adalah motif awan pembawa hujan yang disebut dengan megamendung. Seperti motif batik lainnya, megamendung juga memiliki arti khusus. Motif ini menyimbolkan bahwa awan pembawa hujan adalah lambang kesuburan dan pemberi kehidupan.

Teknik yang digunakan untuk membuat batik Cirebon tidak sama dengan di Jawa (Tengah dan sekitarnya). Garis tipis alias garis wit dibuat sangat tipis dan hanya satu saja dengan warna yang lebih tua dibandingkan warna kain yang akan dibatik. Sementara itu jika di Jawa, garis pola yang dibuat sejumlah dua buah.

Di Mana Bisa Mendapatkan Batik Tradisional Berkualitas?

Daripada harus repot-repot mengunjungi daerah asal, kamu bisa dengan mudah berbelanja batik tradisional di berbagai toko online atai situs marketplace. Sembari bersantai di rumah, kamu bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan batik yang asli dan tradisional yang diinginkan.

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.