Lanjut Usia Bukan Penghalang Rutin Olahraga

Meskipun sudah menginjak usia lanjut, olahraga tidak boleh ditinggalkan. Pada umumnya para lansia akan mengalami gangguan kesehatan seperti masalah tulang dan persendian. Akibatnya cepat merasa lelah. Itu lah sebabnya aktivitas yang terlalu berat mulai dikurangi. Tetapi perlu kamu ketahui, lansia ternyata harus tetap olahraga karena mampu menurunkan resiko berbagai penyakit kronis dan komplikasi yang biasanya menyerang di usia tua.


“Masuk umur 30-an mulai tuh merhatiin bentuk badan. Kok jadi begini ya? Dalam pikiran saya. Tapi saya juga enggak langsung olahraga gitu. Seperti biasa saja kerja, pulang, makan, dan tidur. Sampai akhirnya dimulai olahraga apa saja saya lakukan sampai ketemu yang pas. Ternyata saya lebih suka olahraga di rumah dengan alat-alat seadanya. Sekarang sudah mau umur 50 jadi lebih percaya diri karena badan rasanya sehat dan enggak kendur,” ujar Andre selaku warga Gading Serpong.

Seperti yang dikutip dari familydoctor.org, lansia yang masih rutin olahraga justru rentang hidupnya jauh lebih lama dan memiliki tubuh yang bugar. Mereka terhindar dari penyakit kronis seperti jantung dan osteoporosis. Olahraga juga ampuh dalam meningkatkan mood karena tubuh akan menghasilkan hormon oksitosin atau yang biasa disebut sebagai “hormon bahagia”. Pilih lah olahraga ringan seperti berenang dan jogging. Kalau perlu ajak serta teman-teman agar olahraga terasa semakin ringan. Apa saja manfaatnya ya?

Memperkuat jaringan persendian

Tulang dan persendian memiliki peran utama sebagai penyokong tubuh. Untuk itu sebaiknya dijaga sampai usia tua. Selain konsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D, tubuh juga harus olahraga agar nutrisi penting untuk tulang yang terbawa melalui makanan cepat menyebar dan tidak tersumbat. Olahraga rutin juga mempercepat proses pembentukan jaringan baru di dalam persendian.

Menjaga kesehatan jantung

Aktivitas olahraga akan membuat tubuh mengeluarkan keringat dan napas yang lebih dalam. Sehingga kerja jantung saat memompa darah dan oksigen untuk disebar ke seluruh tubuh semakin lancar. Para lansia akan terhindar dari penyakit serangan jantung mendadak.

Lansia tetap membutuhkan olahraga

Lansia tetap membutuhkan olahraga (Sumber : pixabay.com)

Terhindar dari obesitas di masa tua

Lansia lebih rentan mengalami obesitas karena kondisi metabolisme dan pencernaan yang mulai kacau. Apalagi lemak di usia tua tidak lagi dibutuhkan sebagai cadangan energi karena aktivitas berat pun sudah berkurang. Untuk itu kamu wajib olahraga untuk membakar lemak “membandel” yang menumpuk. Stay in shape di usia tua tidak lagi mustahil jika tetap konsisten dan mau berusaha.

Lebih percaya diri

Tidak hanya kesehatan fisik yang harus dijaga. Lansia juga harus memperhatikan kesehatan mental. Semakin bertambah usia, umumnya orang akan semakin kehilangan kepercayaan diri. Hal ini bisa disebabkan oleh perubahan fisik yang drastis dan kondisi kulit keriput. Solusinya bisa kamu dapatkan melalui olahraga. Tubuh pun tidak mudah kendur dan kulit senantiasa terlihat awet muda.

Beri Reaksi Anda & Sebarkan Artikel Ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !