Melirik Luwuk, Si Cantik di Ujung Sulawesi

Bagikan Artikel

Di ujung timur Sulawesi, berdiam sebuah kota dengan pemandangan alam yang luar biasa indah. Luwuk, ibu kota Banggai, Sulawesi Tengah, duduk diapit perbukitan dan laut yang jernih tiada berombak. Meski berada di ujung timur jauh di sana, kecantikan Luwuk sungguh bersinar. Bersinar bagai mutiara terbaik yang diperam kekayaan alamnya.

Pemandangan Kota Luwuk dari atas bukit

Pemandangan Kota Luwuk dari atas bukit. (Sumber : airport.id)

Mengenal Luwuk Berair

‘Luwuk Berair’ adalah moto Ibukota Banggai yang berjarak ± 607 km dari Palu, Sulawesi Tengah. Moto tersebut muncul bukan karena Luwuk dikelilingi perairan, berair adalah akronim dari Bersih – Aman – Indah dan Rapih. Selain berkomitmen untuk selalu Bersih – Aman – Rapih, Luwuk dikenal dengan kerlap-kerlip lampu di malam hari, lho. Kerlap-kerlip lampu dari pemukiman di lereng gunung menampilkan pemandangan yang menakjubkan, mirip suasana Hong Kong di malam hari. Itulah mengapa Luwuk mendapat sebutan Hong Kong di malam hari. Pemandangan ala Hong Kong (atau mungkin lebih bagus lagi) dapat kamu nikmati dari Bukit Kilo Satu yang letaknya tak jauh dari bibir pantai. Dari sini pemandangan Teluk Lalong dan Kota Luwuk di malam hari sangat menakjubkan, bak bintang darat yang berkelap-kelip.

Tempat Wisata yang Wajib Disinggahi di Luwuk

Indahnya pantai Kilo Lima

Indahnya pantai Kilo Lima. (Sumber : papahiu.blogspot.com)

Berbeda dengan kebanyakan ibukota, kegiatan hiruk pikuk Luwuk berada di dataran rendah dekat dengan bibir pantai. Pasti senang sekali setiap hari beraktifitas didampingi udara pantai dan debur ombak yang menyejukkan hati. Suasana pegunungan pun bisa didapat di sisi lain kota tempat dataran tinggi nan hijau subur terbentang luas.

Kalau ke Luwuk, kamu harus nyemplung di air laut pantai Kilo Lima yang merupakan salah satu wisata andalan Luwuk. Banyak yang bisa dilakukan di pantai cantik ini, mulai dari berenang, bersampan atau jet ski, semua bisa! Kalau kamu ingin duduk-duduk saja menikmati panorama laut,  hidangan laut segar di deretan  kios serta warung makan berbentuk rumah panggung, siap menemani perutmu.

Selain pantai masih ada wisata alam lain yang jangan sampai terlewatkan yaitu air terjun mini Tontouan. Pantai nan indah di kota Luwuk saja sudah cukup mencengangkan, sekarang kamu dibuat lebih terkesima dengan air terjun cantik di tengah-tengah kota Luwuk. Air terjun ini berada di lembah yang diapit dua gunung.

Kecantikan Luwuk bertambah karena ternyata Luwuk juga bersejarah. Situs Sejarah Bunker Pertahanan Jepang bisa dilihat di Bukit Lukapan, Desa Pulau Dua, Kecamatan Balantak. Di sini juga ditemukan situs gua yang  sudah ada sejak tahun 1942. Gua ini dulunya diduduki oleh Jepang sebagai tempat persembunyian. Walau sudah tertimbun tanah, masih dapat terlihat tungku, bak mandi dan lubang intip yang dijadikan tempat persembunyian Jepang di masa itu.

Luwuk yang dihiasi pantai dan gunung indah

Luwuk yang dihiasi pantai dan gunung indah. (Sumber : tribunnews.com)

Kalau wisata sejarah ke bunker Jepang membuatmu takut, no worry, pantai dan pegunungan Luwuk sudah lebih dari cukup. Kalau ingin berjalan-jalan ke desa, salah satu alternatifnya adalah berkunjung ke Desa Salodik. Di sini wisatawan bisa melihat Suaka Marsatwa Lombuyan yang merupakan kawasan konservasi.

Well, tapi lagi-lagi, pantai dan pegunungan Luwuk, semuanya sudah lebih dari cukup. Sekarang saatnya kamu menyusun waktu untuk segera terjun langsung di Luwuk!

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.