Mengenal Lebih Dekat Jenis Gemstone, si Batuan yang Cantik dan Unik

Demam batu akik yang melanda Indonesia akhir-akhir ini tentunya membuat kamu penasaran apa sih sebenarnya keistimewaan dari batu tersebut sehingga dipuja banyak orang. Batu akik sendiri merupakan golongan batu permata atau batu mulia atau yang juga dikenal dengan gemstone.

Sebagai pengetahuan dasar, kerak bumi yang kita tempati ini terdiri atas 25 persen pasir batu-batuan atau silium. Batu permata merupakan sebuah mineral hasil dari proses geologi yang terdiri dari beberapa komponen kimia. Menurut para ahli kimia, sebenarnya batu-batu mulia tersebut tidak ada bedanya dengan barang-barang tambang lainnya dan tidak memiliki sifat yang istimewa. Namun karena keindahan warnanya yang mempesona, batu-batu mulia ini memiliki daya jual yang tinggi apalagi jika sudah dijadikan berbagai macam perhiasan.

Selain karena warna-warnanya yang cantik, batu permata juga tidak mudah ditemukan. Sebuah batu layak disebut sebagai permata jika batu tersebut memiliki keindahan, ketahanan, dan kelangkaan yang bagus. Nah, jadi tak salah kan jika batu pemata begitu diminati banyak orang sekedar untuk koleksi maupun investasi. Di Indonesia sendiri hanya beberapa tempat yang mengandung banyak batu permata yaitu Banten yang terkenal dengan batu Kalimaya, Pulau Kalimantan dengan batu intan dan amethyst, serta Lampung.

Dibawah ini kamu bisa cari tahu dan kenal lebih dekat berbagai macam gemstone unik dan cantik :

1. Amethyst (batu kecubung)

Batu Kecubung

Batu Kecubung (Sumber : energymuse.com)

Buat kamu yang lahir di bulan Februari, batu amethyst ini merupakan batu lahir kamu. Di Indonesia batu ini dikenal dengan nama kecubung yang merupakan batuan mineral kuarsa. Batu ini berwarna ungu hingga merah muda yang sangat cantik. Dahulu kala, warna ungu merupakan warna yang identik dengan lambang kekuasaan, tak heran jika banyak digunakan oleh para raja, ratu, atau anggota kerajaan. Batu ini juga dianggap sebagai simbol ketenangan.

Batu amethyst ini akan terlihat sangat cantik pada waktu siang hari hingga sebelum matahari terbenam. Kualitas batu ini ditentukan dari warna ungunya, jika warnanya semakin gelap, maka kualitasnya semakin baik. Untuk tingkat kekerasannya, si ungu ini mencapai 7 skala Mohs yang menjadikannya sebagai batu Permata yang cukup keras. Itulah sebabnya batu ini banyak dijadikan sebagai perhiasaan karena sifatnya yang tahan lama dari kerusakan atau goresan.

Untuk perhiasan, batu ini biasanya digunakan sebagai kalung, cincin, gelang, atau liontin. Kamu bisa melihat betapa cantiknya batu ini jika disulap menjadi perhiasan.

2. Agate

Batu Agate

Batu Agate (Sumber : rockngem.com)

Batu yang satu ini konon sudah ditemukan sejak abad ke-3 atau 4 sebelum Masehi oleh seorang filsuf Yunani bernama Theophrastus yang memberi nama batu ini sesuai dengan nama sungai tempat dia menemukan batu ini, yaitu Sungai Achates di Italia. Batu kelahiran para Gemini ini diklasifikasikan sebagai batuan vulkanik yang umumnya telah dipadatkan oleh magma atau lava gunung api. Biasanya batu ini ditemukan bersamaan dengan jenis batuan lainnya seperti graniteporphyry, dan melaphyre.

Batu mulia yang satu ini merupakan mineral kedua, setelah Feldspar, yang paling banyak ditemukan di kerak benua. Negara-negara seperti Brazil, Amerika, Australia, India, Meksiko, Botswana, Argentina, Uruguay, Myanmar dan Brazil adalah tempat yang dikenal sebagai penghasil batu agate ini.

Batu mulia jenis ini sangat ideal untuk diaplikasikan dalam semua desain perhiasan seperti liontin dan cincin. Sifatnya yang tidak mudah pecah menjadikannya sebagai primadona tak hanya di kalangan wanita, tapi juga di kalangan pria. Kalau kamu penasaran dengan keindahan batu ini, tengok saja koleksi pengrajin lokal di situs marketplace favoritmu. Banyak pengrajin yang menjadikan batu Agate sebagai liontin perhiasan.

3. Turquoise (batu pirus)

Batu Pirus

Batu Pirus (Sumber : pcyredes.com)

Dikenal dengan nama lokal sebagai batu pirus, batu permata yang satu ini memiliki warna hijau atau biru langit dan telah dikenal selama ribuan tahun sebagai batu permata yang berharga. Nama “turquoise” sendiri berasal dari bahasa Prancis yaitu “turqueise” yang memiliki arti “batu Turki”. Hal ini dikarenakan batu pirus ini dibawa oleh bangsa Turki ke wilayah Eropa pada masa lampau. Nama turquoise sendiri juga sekaligus merujuk pada warna batu mulia ini, yang sering kita sebut “toska”.

Batu ini sudah digunakan bangsa Aztec dan Mesir kuno sebagai perhiasan dan bahan untuk menghias topeng. Menurut kepercayaan orang Mesir, batu mulia ini merupakan lambang regenerasi. Sementara bagi orang Tibet, batu ini dipercaya dapat membantu penyembuhan penyakit.

Tambang batu pirus yang terkenal dengan kualitas batunya yang baik berada di sebelah timur laut Iran. Namun di beberapa negara seperti Australia, Brazil, Cina, Meksiko, Afghanistan, Israel dan Argentina, batu Turquoise ini juga bisa ditemukan.

Dari semua jenis batu mulia, batu Pirus ini terbilang lebih lunak meskipun tingkat kekerasannya 5-6 Mohs. Selain itu batu Turquoise ini juga dianggap sangat sensitif terhadap panas. Jika terkena panas lebih dari 250 derajat Celcius, warna batu ini akan memudar atau kusam.

4. Sapphire (batu safir)

Batu Safir

Batu Safir (Sumber : tokopedia.com)

Jenis batu yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga kamu meskipun kamu tidak tahu secara persis keistimewaan batu Permata yang dikenal sebagai batu safir ini. Batu ini merupakan jenis dari mineral corundum yang memiliki kualitas tinggi dan termasuk dalam batu Permata paling keras kedua setelah batu berlian dengan tingkat kekerasan mencapai 9 skala Mohs.

Nama “sapphire” sendiri berasal dari kata Persia “safir” yang berarti “biru” karena batu safir memang identik dengan warna tersebut meskipun tentunya kamu bisa menjumpai batu safir dengan warna yang lain. Biasanya nama batu safir disesuaikan dengan warnanya seperti green sapphireviolet sapphire, atau yellow sapphire sementara untuk batu safir berwarna merah tidak disebut red sapphire namun dikenal sebagai batu rubi atau batu merah delima.

Tidak mudah untuk menemukan batu mulia yang satu ini, hanya ada beberapa lokasi saja yang dikenal sebagai tambang batu permata ini yaitu Kashmir, Sri Lanka dan Burma. Namun lokasi yang dikenal sebagai tempat pemotongan dan pemrosesan batu safir berada di Chanthaburi, Thailand.

Sebagai salah satu batu Permata yang berharga, batu Safir ini umumnya digunakan sebagai perhiasan seperti kalung, cincin dan anting. Harganya cukup bervariasi mulai dari yang paling murah hingga paling mahal.

5. Jasper

Batu Jasper

Batu Jasper (Sumber : tinyrituals.co)

Batu yang satu ini merupakan salah satu varian dari batu permata quartz yang memiliki struktur kasar yang khas. Nama “jasper” mengandung arti “batu berbintik” yang berasal dari bahasa Yunani. Hal ini dikarenakan batu ini memiliki warna-warni, garis dan bintik yang khas bahkan terlihat seperti nyala api.

Pola-pola pada batu mulia ini terbentuk karena adanya aliran dan pengendapan sedimen selama proses konsolidasi mineral. Selain itu batu ini juga sering terbentuk bersamaan dengan batu agate, sehingga tak heran jika batu jasper terlihat mirip dengan batu agate.

Batu ini memiliki tingkat kekerasan mencapai 7 skala Mohs dan tidak tembus cahaya. Untuk lokasi penambangannya, batu ini ternyata bisa ditemukan di banyak lokasi di seluruh dunia namun yang paling terkenal berada di Mesir, Indonesia, Rusia, Australia dan Amerika.

Karena keberadaannya yang mudah ditemui dimana saja, harga batu jasper juga terbilang murah sehingga banyak disukai banyak orang saat dijadikan berbagai macam perhiasan. Perhiasan dengan batu Jasper juga dikenal fleksibel karena bisa digunakan oleh pria maupun wanita.

 

 


Itulah beberapa jenis gemstone yang bisa menambah pengetahuan kamu meskipun sebenarnya masih banyak jenis gemstone yang belum disebutkan. Untuk perawatannya, umumnya batu-batu mulia tersebut harus dilakukan dengan sangat baik agar tidak merusak tekstur atau warna batu. Misalnya dengan menghindari penggunaan bahan kimia yang keras, tidak boleh kontak terlalu lama dengan cahaya matahari dan jangan lupa untuk selalu menyimpannya di tempat yang kering dan lembut untuk menghindari goresan.

14

BSD City

Media Informasi Kawasan Serpong meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.