Mengenal Sadomasokisme : Perilaku Kasar Saat Berhubungan Intim

Bicara soal kekerasan, siapa yang suka diperlakukan secara tidak pantas? Kebanyakan orang bahkan menuntut kasus kekerasan dan membawanya ke meja pengadilan. Tak terkecuali dalam kehidupan seksual seseorang, pemaksaan dan bertindak kasar dalam berhubungan intim bisa dijerat hukum. Namun, ada juga lho yang justru merasa bahagia dan puas saat disakiti selama berhubungan intim.


“DALAM BERHUBUNGAN INTIM ADA GENRE TERTENTU YANG MUNGKIN BISA DIEKSPLORASI OLEH SUAMI ISTRI. TAPI KETIKA PERILAKU SEKSUAL SUDAH MERUGIKAN SATU PIHAK, ITU BARU NAMANYA MENYIMPANG. KOMUNIKASI ITU PENTING DALAM KONTEKS APA PUN. SEBAIKNYA DIBICARAKAN SECARA TRANSPARAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN PERKARA DALAM RUMAH TANGGA”

Mengutip dari psychologytoday.com, jika yang terbesit dalam pikiran mengenai kekerasan dalam hubungan intim hanya seputar BDSM, kamu salah besar! Perilaku seksual menyimpang ini dinamakan sadomasokisme. BDSM merupakan kegiatan seksual dengan unsur penguasa dan penyerahan. Sehingga meskipun sering menggunakan alat-alat menyeramkan, BDSM ini tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Sedangkan sadomasokisme membutuhkan kekerasan sampai menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Perilaku ini sudah termasuk ke dalam daftar penyakit jiwa yang perlu ditangani lebih lanjut. Karena ternyata sadomasokisme dipicu melalui rasa trauma berat dari peristiwa masa lalu.

Mengalami peristiwa kekerasan yang menyebabkan rasa trauma

Perlakuan kasar baik secara fisik maupun verbal yang diterima oleh seseorang di masa kecil bisa mempengaruhi kehidupan seksualnya di masa depan. Lama-lama dirinya akan merasa bahwa kekerasan itu merupakan hal yang lumrah terjadi. Pada akhirnya kekerasan dalam berhubungan intim menjadi tujuan utama dalam hidupnya. Mereka tidak akan pernah merasa puas jika pasangannya tidak memiliki keinginan yang sama dalam berhubungan intim.

Hati-hati perilaku seksual menyimpang bisa berujung kematian

Hati-hati perilaku seksual menyimpang bisa berujung kematian (Sumber : pixabay.com)

Awalnya dendam lama-lama menjadi kecanduan

Sesungguhnya pengidap sadomasokisme tidak serta merta merasa bahagia. Mereka sangat dendam ketika diperlakukan kasar di masa lalu. Akibatnya tidak hanya si pengidap yang ingin diperlakukan kasar, tetapi mereka juga bisa seenaknya berlaku kasar ketika berhubungan intim dengan pasangannya. Gangguan jiwa seperti ini beresiko menimbulkan korban jiwa.

Bisa sangat berbahaya jika tidak ditangani lebih lanjut

Kesehatan jiwa dan mental memang masih menjadi topik yang tabu di tengah masyarakat. itu lah sebabnya masih banyak orang yang belum berani speak up tentang gangguan-gangguan jiwa yang dideritanya. Selain bisa membahayakan jiwa orang lain, sadomasokisme juga bisa berujung kematian pada pengidapnya sendiri. Sebaiknya segera mencari  bantuan profesional untuk melakukan terapi rutin.

Beri Reaksi Anda & Sebarkan Artikel Ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !