Mengubah Hobi Membuat Produk Kerajinan Menjadi Sumber Penghasilan

Bagikan Artikel

Saat kamu mendapat pujian atas kualitas karya kerajinanmu, apakah kamu berpikir untuk mengubah hobimu menjadi sumber penghasilan tetap? Bukankah akan sangat menyenangkan jika kamu dapat mengerjakan hal yang kamu sukai, dan menghasilkan uang dari karyamu?

Hobi membuat produk kerajinan bisa menjadi sumber penghasilan utama jika tekun dalam melakukannya

Hobi membuat produk kerajinan bisa menjadi sumber penghasilan utama jika tekun dalam melakukannya (Sumber : pixabay.com)

Sebelum kamu mulai mengubah hobimu menjadi sebuah sumber penghasilan, ada baiknya kamu mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Jika kamu tidak mempersiapkan diri untuk beberapa perubahan, kamu akan menemui kegagalan.

Tentukan tujuan / target yang jelas dan realistis

Sebelum kamu mulai berjualan, tentukan dulu apa yang kamu ingin capai dalam kurun waktu tertentu. Berjualan tanpa memiliki target yang jelas akan membuat semua upaya dan tindakanmu berantakan, tidak terarah, dan tidak selaras satu sama lain. Akibatnya, hasil yang kamu peroleh juga tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal, dan lebih buruk lagi, kamu akan mulai mempertanyakan keputusan dan tindakanmu sendiri.

Jadi, agar upayamu menjual produk kerajinan bisa berjalan dengan baik dan benar-benar menjadi sumber penghasilan, tentukan tujuan yang jelas. Tujuan / targetnya bisa apa saja, yang penting jelas, bisa diukur, punya tenggat waktu, dan yang paling penting, realistis / bisa dicapai. Beberapa contoh tujuan yang sederhana antara lain “mulai membuka toko online dan berhasil menjual dua produk dalam sebulan,” atau “mendapatkan untung Rp 1 juta sebulan dari hasil penjualan produk kerajinan”, dan sebagainya. Selain itu, ada baiknya kamu menentukan tujuan / target jangka pendek dan juga jangka panjang.

Dengan memiliki tujuan / target yang jelas, semua tindakanmu akan lebih terarah dan punya maksud utama, yaitu untuk mencapai target.

Buat rencana yang jelas, rapi, dan rasional

Setelah tahu apa targetmu, langkah berikutnya adalah menyusun rencana untuk mencapai target tersebut. Rencana yang jelas, rasional, dan rapi akan memandumu mencapai tujuan / target. Dengan adanya rencana ini, kamu tidak akan terlalu sering membuang waktu melakukan hal yang kamu rasa berguna, tapi ternyata sama sekali tidak relevan dengan tujuanmu.

Bagaimana rencananya harus dibuat tergantung pada tujuan dan situasimu saat ini. Tapi seperti apapun situasi dan tujuanmu, pastikan kamu melakukan riset terlebih dahulu agar semua rencana yang kamu buat memang rasional, tidak sembarangan, dan memang bisa membantumu mencapai target. Misalnya, kamu memang sudah punya produk kerajinan yang siap dan layak jual dan ingin mulai menjualnya secara online. Sebelum mulai berjualan secara online, tentukan dulu, toko online mana yang tepat untuk menjual produk kerajinanmu, dan mengapa? Apa fungsi dan kelebihan produkmu serta siapa target pembelinya? Bagaimana caramu memasarkan atau mempromosikannya? Bagaimana kamu akan mengirimkan barangnya? Berapa harga yang tepat untuk produk-mu? Apakah selama proses berjualan atau produksi kamu perlu bantuan dari orang lain atau pegawai tambahan? Dan seterusnya.

Rencana yang jelas, rapi, dan rasional akan menjamin kamu bisa mencapai targetmu tepat waktu dan tanpa banyak kesulitan yang tidak perlu.

Siaplah merasakan perubahan di hobimu

Sebelumnya, kamu mungkin membuat kerajinan sebagai hobi yang sangat kamu nikmati dan biasanya dilakukan di waktu senggang setelah pulang kerja dan / atau untuk melepas stress. Tapi, ketika kamu memutuskan untuk menjadikannya sebagai sesuatu yang lebih serius, dalam kasus ini adalah sumber penghasilan, hobimu ini akan mengalami sedikit perubahan. Tetap menyenangkan, hanya saja sedikit berbeda.

Ketika kamu mulai menerima pesanan dari orang lain atau menjual produk kerajinanmu, kamu mungkin tidak bisa lagi menjalankan hobimu membuat produk hanya ketika sedang ingin atau kapanpun kamu mau. Suka atau tidak suka, sedang ingin atau tidak, kamu mungkin harus mengalokasikan waktu khusus untuk membuat produk kerajinan yang dipesan oleh pembelimu tiap harinya.

Intinya, ketika kamu mulai menjadikannya sebagai sumber penghasilan, hobimu sudah bukan lagi “sekedar hobi”. Hobimu sudah mengandung sedikit aspek kewajiban, dan kamu harus membuat komitmen tertentu pada hobi ini. Tapi, bagaimanapun, kamu harus siap menghadapi itu dengan pikiran yang terbuka.

Siaplah menjalankan beberapa peran sekaligus

Ketika kamu memutuskan untuk menjadikan hobi membuat produk kerajinan sebagai sumber penghasilan, maka tidak lagi hanya “membuat”. Kamu juga harus “menjual”, “memasarkan / mempromosikan”, dan “mengelola”, dan semua itu perlu keahlian dan pengetahuan yang berbeda-beda.

Kamu mungkin tidak mau merekrut orang untuk melakukan tugas-tugas tersebut karena masalah biaya. Jadi, orang yang harus menjalankan tugas-tugas tersebut adalah kamu sendiri. Ini berarti selain membuat produk, kamu juga harus mengelola penjualan, persediaan barang dan bahan, serta keuangan, serta mempromosikan barangmu ke berbagai tempat agar bisa menarik pembeli, dan kamu harus bisa melakukan semua itu dengan baik.

Jika kamu saat ini belum punya keahlian lain selain membuat produk kerajinan dan ingin mulai menjual produk-produk tersebut, kamu sebaiknya mulai belajar beberapa keahlian yang akan diperlukan untuk menjual produk-mu.

Jangan terpengaruh kesuksesan orang lain

Ingat, ukuran sukses itu tidak absolut dan ditentukan oleh masing-masing individu atau kelompok. Jangan bandingkan keberhasilan / kesuksesanmu dengan orang lain. Jika targetmu saat ini adalah menjual dua produkmu di toko online, berbanggalah jika kamu berhasil mencapainya, dan jangan membandingkannya dengan penjual lain yang sudah besar dan menghasilkan untung Rp 2.000.000 tiap bulannya.

Kalaupun kamu ingin melihat kesuksesan orang lain, jadikanlah itu pembelajaran dan motivasi, bukan membuatmu patah semangat. Ingat, yang menentukan ukuran suksesmu adalah kamu sendiri, bukan orang lain. Karena itulah sejak awal kamu perlu menentukan tujuan atau target, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Tetap nikmati hobimu

Ketika mulai menjadikannya sebagai sumber penghasilan, hobimu memang sudah bukan sekedar hobi lagi. Kamu punya sedikit kewajiban untuk menunaikan hobi tersebut. Tapi, bagaimanapun juga, pekerjaan ini tetaplah “hobimu”, sesuatu yang kamu suka kerjakan. Jadi, meskipun kamu harus mengejar target dan memenuhi pesanan, kamu harusnya tetap bisa menikmatinya, karena inilah hal yang sejak dulu suka kamu kerjakan.

Jadi, ketika kamu mulai merasa stress dan tertekan karena ini, istirahatlah sejenak dan ingat-ingat kembali mengapa kamu mengambil keputusan ini. Kamu ingin menghasilkan uang dari kegiatan yang kamu sukai. Jadi, sekali lagi, ketika mengejar target, memenuhi pesanan, dan menghadapi berbagai tantangan, jangan lupa untuk tetap menikmati hobimu membuat produk kerajinan.


Bagikan Artikel

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.