Mitos Menyusui yang Bisa Merugikan Ibu

Messki air susu ibu (ASI) sudah terbukti sangat bermanfaat dan bagus bagi bayi, namun masih ada ibu yang tak menyusui. Banyak alasan dan sebab yang membuat seorang ibu akhirnya tak menyusui. Salah satunya karena terjebak mitos seputar menyusui.


Laktasi atau menyusui memang tak mudah. Beberapa ibu akhirnya menyerah dan memilih untuk tidak menyusui karena tak mendapat pengetahuan dan pendampingan yang tepat. Mitos yang berkembang juga makin membuat para ibu terbebani.

Padahal justru stress dan rasa khawatir tersebut yang bisa menghambat proses pemberian ASI. Karena itu, agar tidak terjebak mitos, kenali mitos yang merugikan tersebut dan fakta sebenarnya. Dengan begitu para ibu dapat menikmati proses menyusui dengan tenang. Itulah yang terungkap saat webinar yang diselenggarakan oleh Titan Center. Hadir sebagai pembicara dr. Sara Elise Wijono, Konselor Laktasi dari RSIA Bina Medika Bintaro. Webinar tersebut mengambil tema A-Z Seputar Laktasi. Mitos dan Fakta Seputar ASI dan Menyusui.

Jangan percaya mitos tentang ASI zaman dahulu

Jangan percaya mitos tentang ASI zaman dahulu (Sumber : pexels.com)

Mitos 1: Menyusui merupakan proses mudah dan natural

Faktanya, menyusui merupakan proses yang membutuhkan pembelajaran. Bukan hanya ibu, bayi pun memerlukan proses pembelajaran untuk menyusu pada ibu.

Mitos 2: Ukuran payudara memengaruhi produksi ASI

Produksi ASI dipengaruhi oleh banyak faktor, tapi bukan ukuran payudara. Pelekatan bayi pada payudara, frekuensi menyusui, dan kemampuan bayi mengosongkan payudara adalah hal-hal yang memengaruhi produksi ASI.

Mitos 3: Banyak ibu yang tidak bisa menghasilkan ASI yang mencukupi kebutuhan bayi

Justru kebanyakan ibu dapat memenuhi kebutuhan bayi akan ASI.

Mitos 4: Wajar jika puting nyeri dan lecet saat menyusui

Seharusnya proses menyusui nyaman dan tidak menyakitkan bagi ibu. Beberapa ibu memang kerap mengeluhkan nyeri terutama pada beberapa hari awal menyusui. Hal tersebut terjadi karena ibu dan bayi masih dalam tahap belajar menyusui.

Mitos 5: Bentuk dan ukuran puting merupakan faktor penentu kesuksesan menyusui

Faktanya, bayi menyusu pada payudara, bukan puting. Sehingga bentuk dan ukuran puting bukan faktor penentu kesuksesan menyusui.

Beri Reaksi Anda & Sebarkan Artikel Ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !