Persiapan Belajar Online Menyambut Tahun Ajaran Baru

Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Masih diselenggarakan secara online hingga batas yang belum bisa ditentukan. Tentu jadi masalah tersendiri. Khususnya bagi anak-anak yang sudah bosan belajar di rumah saja.


Padahal kenaikan kelas membutuhkan kehadiran anak dengan optimal. Apalagi materi pelajaran bakal lebih berat dibanding tahun ajaran sebelumnya. Juga tantangan untuk memiliki skill tambahan di luar materi sekolah. Ketika anak sudah loyo sejak awal, tahun ajaran baru tidak akan menarik bagi mereka.

Membahayakan untuk hari-hari selanjutnya. Juga bagi yang akan mempersiapkan ke jenjang sekolah lebih tinggi. Akhir tahun akan dibuka pendaftaran sekolah. Tetap dalam jalur online. Maka dari itu, momen belajar online di rumah tidak boleh tersia-siakan.

Dari tetap mengikuti pelajaran yang sudah direncanakan oleh sekolah, punya agenda sendiri di rumah bersama orang tua, mengikuti kursus online misalnya, dan sebagainya. Semuanya untuk membekali anak dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan layaknya mereka sedang pergi ke sekolah setiap hari.

Membangun semangat

Bangun semangat anak setinggi mungkin. Sebab spirit jadi kunci pembuka minat untuk tetap menekuni materi. Namun orang tua juga perlu membedakan, bahwa ada kemungkinan tidak semua materi menarik di mata anak.

Mungkin beberapa akan sangat digandrunginya, sementara yang lain dipelajari dengan ogah-ogahan. Atau malah lebih tertarik pada materi lain yang tidak berhubungan sama sekali dengan sekolah. Asal tidak mengarah ke hal yang negatif, berikan dan tunjukkan dukungan. Sedikit banyak semangat anak juga terbangun dari bagaimana orang tua mendukung dan menyokongnya.

Sediakan tempat tersendiri

SELAIN ITU, ANAK MEMBUTUHKAN TEMPAT BELAJAR YANG NYAMAN.

Sangat baik bila selama ini anak sudah mempunyai ruang sendiri, misal belajar di kamarnya. Tapi jika tidak, baiknya tanyakan pada anak ingin belajar di sudut mana pada bagian rumah. Ingin selalu di tempat yang sama, atau dalam periode tertentu berpindah-pindah tempat. Serta tidak terganggu oleh berbagai distraksi yang akan mengganggunya selama proses belajar berlangsung.

Tidak mudah melewati proses belajar di era New Normal

Tidak mudah melewati proses belajar di era New Normal (Sumber : pixabay.com)

Disiplin pada jadwal

Lalu, disiplin pada jadwal. Kepatuhan yang sering menjadi kesulitan bagi semuanya. Terlebih sebelumnya libur sekolah. Akan tetapi, mengajak disiplin bukan berarti harus memaksanya. Awali dengan dialog untuk menumbuhkan kesadaran tanpa harus diperintah. Bahwa displin berguna bagi kepentingan anak sendiri. Juga selalu mengingatkan sembari terus mendampinginya tiap kali sesi belajar online tiba.

Hangout online

Persiapan lain yang tak kalah penting adalah hangout online.

CARA UNTUK TETAP BISA BERKOMUNIKASI TANPA PERLU BERTATAP MUKA.

Dengan teman-teman sambil bercanda ria, dengan guru kelas dan pemangku materi lain, juga dengan para wali murid. Sekadar mengobrol yang bukan saja untuk mendapat informasi penting, melainkan juga untuk mengusir kejenuhan dan mengatasi kerinduan.

Jadi guru kedua

Di samping itu, belajar online di rumah tak ubahnya seperti home schoolling. Ada peran orang tua yang mesti ditonjolkan. Atau guru kedua menggantikan guru-guru sekolah. Karena begitu sesi online usai, anak akan melanjutkan pendalaman materi sendiri, yang mana tetap membutuhkan pendampingan dari orang tua.

Beri Reaksi Anda & Sebarkan Artikel Ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !