Serba-serbi Kuliner Khas Imlek

Bagikan Artikel
Makanan khas Imlek

Makanan khas Imlek. (Sumber : shopback.co.id)

Seperti hari besar Lebaran atau Natal, hari raya Imlek dipenuhi beragam menu spesial yang hanya muncul setahun sekali. Setiap makanan itu punya cerita dan makna dibaliknya, yuk simak!

Ragam Makanan Khas Imlek dan Filosofinya

Siu Mie adalah mie yang sama seperti mie khas makanan Cina pada umumnya, rasanya gurih, kenyal dengan beragam isi yang lezat. Dalam setiap perayaan, Siu Mie selalu hadir sebagai wujud harapan untuk diberi umur yang panjang. Cara memakannya, mie tidak boleh dipotong melainkan disantap sampai ujung terakhir karena dipercaya akan memperpanjang umur.

Spring roll (kue lumpia), egg roll (kue semprong), sebagai simbol kekayaan kareana bentuk dan warnanya yang keemasan.

Kue lapis legit, melambangkan rezeki yang berlapis-lapis. Kue lapis legit biasanya banyak di jual di toko-toko kue. Di Jakarta, kue ini bisa ditemukan di Martha Cake Shop yang berada di daerah Menteng, Jakarta Pusat ataupun Toko Kue Happy yang berada di daerah Cilandak, Jakarta Selatan.

Kue mangkok, kue maho dan kue keranjang. Biasanya kue keranjang atau nian gao disusun di atas kue maho dan kue mangkok yang diberi warna merah diatasnya. Harapan yang terkandung adalah agar memiliki kehidupan yang manis dan kian menanjak seperti kue mangkok. Ingin membeli kue keranjang? Salah satu tempat pengrajin kue keranjang adalah pabrikan kue keranjang dan dodol nyonya Lauw yang terletak di daerah Tangerang.

Ayam atau bebek yang utuh sebagai simbol udara. Sajian bebek adalah simbol dari kesetiaan dan ketaatan. Nah kalau, telur bebek atau ayam memiliki makna kesuburan.

Ikan sebagai simbol dari air. Ikan yang biasanya disajikan adalah ikan emas, ikan bandeng atau ikan salmon. Ada juga yang menyajikan ikan pai tu di, semacam ikan yang bulat dan yang dapat hidup di laut dan di sungai. Makanan memiliki lafal (Yu) yang sama artinya dengan surplus/keuntungan.

Baca Juga :

Jeruk. Jeruk mandarin merupakan lambang dari kekayaan, sedangkan jeruk kecil melambangkan keberuntungan. Dua jenis jeruk ini adalah buah yang berlimpah-limpah di Cina.

Lobak disebut cai tou yang juga berarti semoga beruntung. Saat perayaan Tahun Baru Cina, sajian lobak menjadi wujud harapan baru demi keberuntungan di tahun yang akan dijalani.

Yu Sheng, berasal dari kata ‘Yu’ yang berarti ikan dan ‘Sheng’ berarti mentah. Sehingga Yu Sheng dapat diartikan sebagai salad berwarna-warni yang disajikan bersama ikan mentah. Saladnya ini terdiri dari 17 macam racikan bahan-bahan. Diantaranya ada wortel, lobak, jahe merah, kulit pangsit, kulit jeruk, jamur enoki dan lainnya. Sedangkan makanan laut yang wajib ada adalah tuna, salmon serta ubur-ubur. Racikan salad yang muncul sekali dalam setahun ini dipercaya masyarakat Tionghoa sebagai pembawa keberuntungan.

Tumis sayur kucai. Makanan satu ini juga katanya wajib ada saat Imlek karena mengandung makna keabadian.

Makanan yang Pantang di Sajikan Kala Imlek

Nggak sembarangan makanan yang boleh tersaji di meja makan kala Imlek. Ada beberapa makanan yang dilarang hadir saat perjamuan makan berlangsung:

Lauk yang bentuknya tidak utuh. Ayam, ikan, bebek yang tidak utuh atau dipotong-potong dilarang disajikan karena dianggap dapat menghilangkan rezeki tahun baru.

  • Lauk dari daging hewan tidak boleh disajikan lebih dulu. Masyarakat Cina sejak dulu selalu menjadikan sayur sebagai hidangan pembuka.

  • Makanan yang pahit, seperti peria atau daun pepaya tidak boleh dihidangkan karena makanan tersebut melambangkan penderitaan.

  • Makanan berwarna putih dianggap sebagai simbol kematian, kehilangan dan berkabung. Jadi jangan harap menemukan bubur atau makanan berwarna putih lainnya di saat Imlek.

BSD City

Informasi Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD City) dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.