Tips dan Panduan Lengkap Memilih Karpet untuk Ruanganmu

Sedang mencari ide keren untuk dekorasi ruang tamu atau kamar tidur di rumah? Karpet bisa menjadi salah satu solusi dekorasi yang bukan saja menarik, tapi juga memiliki banyak fungsi yang bermanfaat. Buat kalian yang mau memiliki karpet baru sebagai pelengkap ruangan, pasti bingung menentukan pilihannya. Baik dari segi warna, bahan, fungsi, ukuran, hingga penataan bisa menjadi sebuah tantangan yang cukup merepotkan.

Tapi jangan khawatir, kali ini kita akan mengulas secara lengkap dekorasi lantai yang keren ini supaya kamu tidak bakal salah kaprah dalam memilih karpet untuk ruangan di rumah. Yuk, simak panduan lengkap memilih karpet ruangan dalam artikel ini.

Tips dan panduan lengkap dalam memilih karpet

Tips dan panduan lengkap dalam memilih karpet (Sumber : pixabay.com)

Sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memulai lebih jauh tentang pemilihan karpet yang kamu inginkan, ada beberapa fitur dan fakta keren karpet yang wajib kamu ketahui yaitu :

Suhu

Karpet bisa memberikan efek tentram dan hangat pada sebuah ruangan berkat sifat dari bahan umumnya yang bisa menyerap atau absortif, sehingga bisa menurunkan kebisingan kamar dan menambah suhu ruangan (konduktor).

Selain itu, karpet juga bisa bersifat sebagai insulator, dimana bahan karpet bisa menyerap panas sehingga ruangan menjadi lebih adem dan sejuk walaupun sedang cuaca panas. Ini berarti karpet adalah pelengkap ruangan yang tidak tergantung pada suhu dan cocok digunakan kapan saja.

Tren Karpet

Seperti aksesoris rumah lainnya, tren karpet juga selalu berubah dari waktu ke waktu. Pada prinsipnya tren karpet bergantung pada tiga faktor utama yaitu warna, kenyamanan, dan tekstur. Sebagai pemilik rumah, pilihan karpet kembali lagi ke selera masing-masing. Namun, tren warna netral selalu menjadi favorit, meskipun kenyamanan dan tekstur juga prioritas yang disesuaikan pada tema dan keinginan masing-masing.

Tikar, Karpet, dan Permadani

Serupa tetapi tidak sama, tikar, karpet, dan permadani memiliki perbedaan tipis di segi material atau bahan. Tikar umumnya menggunakan bahan anyaman seperti rotan atau pandan. Karpet terbuat dari campuran bahan wol, polypropylene, nilon, dan sebagainya. Sedangkan permadani menggunakan bahan mewah seperti wol atau sutera dengan pola indah yang berwarna-warni. Dari segi ukuran, tikar dan permadani lebih mudah disimpan dan digelar saat diperlukan, sedangkan karpet bisa menutupi sebagian hingga seluruh lantai ruangan.

Nah, setelah menguasai hal-hal umum yang baru dijelaskan di atas, saatnya untuk mulai beberapa pertimbangan penting dalam memilih karpet yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

1. Kualitas

Pemilihan kualitas karpet sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain.

Seberapa Sering Ruangannya Digunakan

Setiap ruangan di rumah memiliki frekuensi penggunaan yang berbeda-beda. Misalnya di ruang tamu hanya digunakan sesekali untuk menerima tamu, kamu boleh mempertimbangkan pemilihan karpet yang berkualitas sedang hingga rendah. Sebaliknya, jika ruangannya pusat aktivitas rumah seperti ruang keluarga atau tempat berkumpul, tentunya kualitas yang dipilih harus lebih baik dan tahan pakai.

Apa Fungsi Ruangannya

Prinsip fungsi ruang juga hampir sama dengan frekuensinya. Kalau ruangan digunakan oleh anak-anak yang sering belajar atau bermain di lantai, pilih kualitas karpet yang baik dan berkualitas tinggi. Sedangkan kalau fungsi ruang hanya sebagai koridor atau tidak memiliki fungsi signifikan, kamu cukup memilih karpet yang berkualitas sedang hingga rendah.

Perhatikan Akses Luar Terhadap Ruangan

Ruangan yang memiliki akses terhadap kegiatan terbuka tidak disarankan untuk menggunakan karpet yang berkualitas rendah, karena akan cepat rusak oleh faktor eksternal seperti panas matahari hingga kotoran dari luar.

2. Warna

Pemilihan warna karpet ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain :

Untuk Ruangan yang Sering Digunakan, Hindari Warna Cerah

Warna karpet yang terang seperti putih atau krem tidak cocok digunakan untuk ruangan yang sering digunakan seperti ruang bermain anak atau ruang keluarga. Warna karpet tersebut akan cepat kotor sehingga membutuhkan banyak perawatan.

Untuk Dekorasi, Baru Gunakan Warna Cerah

Warna karpet yang terang lebih cocok digunakan untuk fungsi dekorasi dan memberi efek ruangan yang lebih besar. Sedangkan warna karpet yang gelap lebih cocok digunakan untuk ruangan yang besar dan sering digunakan supaya memberikan kesan hangat dan nyaman.

Penerangan Ruangan Bisa Mempengaruhi Warna Karpet

Pastikan juga pemilihan warna karpet disesuaikan dengan kondisi penerangan di ruangan. Ruangan yang memiliki pencahayaan terang akan menampilkan warna asli karpet yang semakin mencolok, sedangkan ruangan yang minim pencahayaan malah akan membuat warna karpet semakin gelap dari warna asli.

Sesuaikan Juga dengan Tema Ruangan

Pastinya kamu harus mencocokkan warna karpet dengan keseluruhan tema ruangan supaya bisa saling melengkapi dan memberikan kesan menyatu yang baik. Saat memilih, usahakan agar karpet tetap bisa menonjol tapi tidak berkesan norak atau terlalu lain dari tema ruangan yang dipilih.

3. Bahan

Karpet pada umumnya menggunakan beberapa tipe bahan yaitu : wol, nilon, dan polyster. Berikut penjelasan singkatnya :

Wol

Wol adalah bahan alami dari bulu hewan domba dan tergolong bahan yang mahal. Oleh karena itu, karpet dari bahan wol alami cukup sulit ditemukan karena kini sering dicampur dengan nilon atau fiber lainnya. Wol bersifat halus, mewah, dan cocok digunakan untuk anak-anak karena bersifat hypoallergenic (tidak mudah menimbulkan reaksi alergi).

Kekurangan dari bahan wol selain mahal adalah agak sulit dibersihkan, terutama yang berwarna terang. Selain itu, karpet wol juga lebih berat dan membutuhkan perawatan yang telaten.

Nilon

Karpet sintetis satu ini sering kamu jumpai di toko penyedia perlengkapan rumah dan merupakan salah satu bahan favorit yang memiliki banyak kelebihan, seperti tahan pakai, relatif terjangkau, tidak mudah kotor, dan mudah dibersihkan. Selain itu, nilon juga bersifat anti-statis sehingga cocok digunakan oleh siapa saja di berbagai ruangan.

Permukaan karpet nilon yang baik juga bisa langsung kembali ke bentuk semula setelah diduduki atau digunakan.

Polyester

Agak sedikit sulit untuk membedakan antara karpet sintetis nilon dan polyester. Kedua bahan ini adalah material utama yang sering digunakan untuk karpet di rumah tangga. Polyester memiliki seluruh kelebihan yang sama dengan nilon diatas. Harga karpet polyester biasanya lebih murah dari karpet nylon. Namun daya tahan pakai karpet polyester kalah dibandingkan dengan nilon.

Karpet polyester tidak se-fleksibel karpet nilon dengan permukaan yang lebih cepat rusak dan tidak seindah nilon.

Walaupun ke-3 bahan tersebut diatas merupakan bahan umum, namun kreasi karpet oleh pengrajin lokal juga sangat bervariasi dengan material yang lebih nyaman dan cocok digunakan di negara tropis, seperti kanvas, busa, tenun, bulu asli maupun sintetis, hingga dari kayu.

Kanvas

Lembut, terjangkau, minim perawatan namun tahan pakai — itu adalah beberapa ciri dominan dari kanvas yang menjadikannya bahan karpet yang sangat ideal. Pilihan karpet dari kanvas adalah pilihan karpet yang ringan, tidak licin, serta aman digunakan untuk aktivitas anak-anak di ruangan.

Busa

Tambahan busa dengan balutan kain katun atau kanvas juga bisa menambah empuk dan nyaman saat digunakan.

Tenun

Untuk kesan etnik di ruangan di rumah, tentu karpet mewah dengan bahan-bahan lainnya tidak akan sesuai. Karpet tenun biasanya terbuat dari benang pintalan kapas yang lembut, ringan, tidak mudah kotor, serta praktis digunakan untuk berbagai keperluan, dari menyambut tamu hingga disulap menjadi ayunan anak.

Bulu (Asli dan Sintetis)

Karpet bulu bersifat dekoratif dan mewah, namun tidak harus selalu mahal. Pengrajin lokal banyak menghadirkan karpet bulu dengan corak dan warna yang pasti cocok untuk menemani cantiknya ruangan kamu di rumah.

Kayu

Yaitu karpet kayu dari bahan plywood dilapisi dengan canvas cotton. Kelebihan kayu tentu sudah tidak asing lagi, mulai dari mudah dibersihkan, hangat, hingga indah dan cocok berbagai suasana.

4. Ukuran

Memilih ukuran karpet yang pas cukup menggunakan tips berikut ini :

Kalau karpetnya mau ditempatkan di tengah ruangan, pastikan seluruh perabot utama seperti sofa dan meja muat untuk dimasukkan ke ruang karpet tersebut. Kalau perabot terlalu besar untuk dimuatkan di dalam karpet kamu, cukup 2 kaki depan dari perabot yang masuk ke dalam ruang karpet tersebut. Terakhir, jika tidak ada aturan main dalam susunan perabot, karpet umumnya ditempatkan di tengah ruangan tanpa ada batasan tertentu.

 

Setelah mempelajari panduan lengkap ini, pasti kamu sudah semakin punya gambaran seperti apa karpet idaman yang benar-benar cocok dan tidak membuat bosan. Beberapa faktor penentu lain seperti harga dan corak juga bisa kamu sesuaikan dengan kondisi dan keinginan pribadimu. Kamu bisa melirik pilihan karpet di berbagai sentra pengrajin lokal ditempat terdekatmu, jangan lupa untuk memilih variasi dari segi bahan, warna, dan corak yang pas dan tanpa harus mahal!

8

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !