"Artikel ini telah dibaca sebanyak 9 kali."

Tips & Trik Merawat Jam Tangan Kayu Agar Tampak Selalu Baru dan Awet

"Artikel ini telah dibaca sebanyak 9 kali."

Fenomena jam tangan kayu sebagai produk handmade asli Indonesia kini mulai diminati banyak orang. Seiring dengan perkembangan zaman, jam tangan kini memang tak hanya dilihat sebagai penunjuk waktu saja namun juga sebagai fashion statement yang dapat mempengaruhi penampilan si pemakainya. Jam tangan kayu sendiri banyak diminati karena keunikannya yang menampilkan tekstur kayu yang alami. Warna kayu aslinya juga disukai karena terlihat elegan dan mewah. Bagi sebagian orang yang mempunyai kulit sensitif akan penggunaan material logam mulia, jam tangan kayu bisa menjadi solusi dalam berpenampilan tanpa takut terkena iritasi.

Jam Tangan Kayu

Jam Tangan Kayu (Sumber : review.bukalapak.com)

Meskipun peminatnya cukup banyak, rupanya belum banyak yang tahu bagaimana cara merawat jam tangan berbahan kayu. Karena materialnya yang tak biasa atau berbeda dari jam tangan pada umumnya, tentunya cara perawatannya pun berbeda dan tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak dirawat, jam tangan kayu bisa rentan terhadap jamur dan mudah patah. Tentunya kamu tak ingin kan hal tersebut terjadi. Nah, berikut ini beberapa tips dan trik dalam merawat jam tangan kayu supaya lebih awet.

Saat Memakai Jam Tangan

Sesuaikan dengan Aktivitas dan Kondisi

Pakailah jam tangan kayumu sesuai dengan kegiatan atau aktivitas yang akan kamu lakukan. Selain agar terkesan modis dengan outfit yang akan kamu gunakan, menyesuaikan pemakaian jam tangan dengan aktivitas yang akan kamu hadapi dapat menghindari kemungkinan terjadinya ‘bencana’ yang akan merusak jam tangan kayumu, misalnya paparan sinar matahari berlebih atau goncangan keras pada saat beraktivitas.

Hindari Keadaan Lembap

Kebanyakan jam tangan kayu yang beredar luas saat ini belum dilengkapi dengan water resistant yang tahan terhadap air, untuk itu kamu harus pintar-pintar dan jeli dalam melakukan perawatan mulai dari saat pemakaian hingga saat menyimpannya. Pastikan jam tanganmu selalu dalam keadaan kering karena jika sampai terkena air atau dalam keadaan yang basah, jam tangan kayumu akan cepat rusak. Terlebih lagi sisa air yang menempel pada jam tangan akan membuat karakteristik dari kayu menjadi rentan terhadap jamur dan akhirnya akan mengalami kerusakan.

Saat membersihkan

Gunakan Kuas untuk Menghilangkan Kotoran

Ketika membersihkan jam tangan kayu, gunakanlah kuas atau sikat untuk mengangkat kotoran dan debu yang menempel pada permukaan jam tangan. Kamu bisa menggunakan kuas atau brush untuk make up untuk membersihkan jam tangan kayumu karena memiliki bulu atau sikat yang lebih lembut dari kuas lain. Tentunya kamu harus pilih kuas yang baru atau bersih agar kotoran pada jam tangan kayumu tidak menumpuk. Jangan lupa mencuci kembali kuas setelah digunakan.

Gunakan Kemiri Agar Tekstur Jam Tangan Kayu Tetap Lembut

Tahu kemiri? Rupanya salah satu bahan bumbu dapur yang satu ini tak hanya bisa melezatkan makanan saja. Minyak kemiri sudah dipercaya beratus tahun lamanya sebagai minyak rambut untuk melembutkan dan mengembalikan warna alami rambut. Nah, kemiri juga bisa kamu gunakan untuk mempercantik tampilan jam tangan kayu lho.

Jika warna jam tangan kayumu cenderung gelap, maka ambil biji kemiri yang telah kamu bakar secukupnya. Kemudian haluskan dan bungkus kemiri dengan kain bersih lalu gosokkan pada seluruh permukaan dan bagian jam tangan.

Sedikit berbeda jika jam tangan kayumu memiliki warna yang lebih terang, maka kamu cukup menghaluskan kemiri tanpa dibakar terlebih dahulu kemudian bungkus dengan kain dan gosokkan pada jam tangan kayu. Biarkan hingga kering dengan cara diangin-anginkan.

Pilih Jeruk Nipis Agar Jam Tangan Kayu Mengkilat

Tak hanya terkenal sebagai zat yang dapat menghilangkan lemak membandel pada piring kotor, jeruk nipis rupanya dapat membuat jam tangan kayumu tampak mengkilat dan seakan terlihat baru kembali.

Caranya campurkan segelas air bersih dengan perasan air jeruk nipis dan dua sendok minyak goreng. Siapkan lap bersih dan celupkan pada larutan tersebut. Gosokkan lap yang sudah dibasahi larutan jeruk nipis pada seluruh bagian jam tangan hingga terlihat mengkilat.

Gunakan Lap Kering Setelah Perawatan

Gunakan lap kering setiap saat kamu melakukan perawatan atau membersihkan jam tangan kayu. Pilihlah kain jenis microfiber karena memiliki serat dan tekstur kain yang sangat halus. Perlu kamu ketahui, ketika membersihkan jam tangan, sebaiknya hindari bagian belakang mesin untuk menghindari terjadinya korosi atau karat.

Saat Menyimpan

Gunakan Kotak Penyimpanan

Tak hanya saat dipakai dan dibersihkan, cara penyimpanan jam tangan kayu juga perlu diperhatikan. Kebanyakan produsen jam tangan kayu melengkapi produknya dengan box atau kotak khusus untuk menyimpan jam tangan. Namun jika kamu tidak mendapatkannya, maka pilihlah kotak kayu untuk menyimpan jam tangan kayu kesayanganmu. Jangan lupa untuk rajin membersihkan kotak tersebut ya. Pastikan juga permukaan dan suhu kotak tidak dalam keadaan lembap dan selalu kering.

Hindari Terik Matahari

Meski sejak awal jam tangan kayu harus ditempatkan dalam keadaan kering, bukan berarti kamu meletakkannya dibawah sinar matahari langsung ya. Cahaya matahari yang terik dapat merusak kualitas kayu yang menjadi bahan utama jam tangan kesayanganmu. Akibatnya jam tangan kayumu bisa mudah retak atau patah. Tak hanya itu saja, cahaya matahari dapat membuat tampilan jam tangan kayumu menjadi kusam.

 

 


Memiliki barang unik umumnya diikuti dengan tingkat perawatan yang tidak mudah pula. Sama halnya dengan jam tangan kayu. Beda bahan baku, tentunya beda pula cara perawatannya. Dengan perawatan yang baik dan benar, jam tangan kayu kesayanganmu tentunya akan tetap terlihat cantik dan tidak gampang rusak. Jika kamu tertarik untuk mengoleksi jam tangan kayu, segera meluncur ke situs marketplace favorit-mu.

Bagikan Artikel Ini Melalui :

www.bsd.city

Media publikasi kawasan Serpong yang meliputi BSD City, Alam Sutera, dan Gading Serpong. Selain itu, kami juga menyajikan informasi gaya hidup masyarakat perkotaan terkini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi !